Terkini, Kendari – Kabar duka menyelimuti warga Desa Sani-Sani Kecamatan Samaturu Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara dan Dusun Likuboddong Desa Tambangan Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba.
Pasalnya dua warga Dusun Likuboddong asal Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan bernama Nurdin (suami) dan Rana (istri) ditemukan bersimbah darah di rumah miliknya di Desa Sani-sani, Kecamatan Samaturu, Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Dari video yang diterima Redaksi terkini.id, tampak begitu banyak masyarakat berdatangan dan berkumpul di depan rumah pasangan suami istri korban pembunuhan ini.
Mereka berdatangan dan ikut menyaksikan pihak kepolisian mengevakuasi kedua jenazah dimasukkan ke dalam mobil ambulans.
Berdasarkan laporan dari Sertu Didi AM selaku BABINSA setempat menyampaikan bahwa terjadi penemuan mayat suami istri di Desa Sani-Sani.
- Perjuangan Keisha, Pemprov Sulsel Ungkapkani Cathlyn Ranking 7, Utusan Makassar Lainnya Posisi 5
- Innalillahi, Putra Mantan Gubernur HZB Palaguna, Mawang Palaguna Meninggal Dunia
- Bupati Andi Utta Apresiasi KM Bulukumba di Rantau yang Konsisten Berkurban untuk Kampung Halaman
- Perjalanan Telkomsel Selama 31 Tahun Menjaga Semangat 'Melayani Sepenuh Hati'
- Kisah Haru Opa Liu, Warga Kelahiran Makassar yang Bangun "Indonesia Kecil" di Tiongkok
“Lapdal perihal penemuan mayat suami istri di Desa Sani-Sani yang meninggal indikasi perampokan buah cengkeh (masih dalam pendalaman) pihak Polsek,” tulis Sertu Didi.
Korban bernama Nurdin, suku Bugis Bulukumba agama Islam (suami) dan Rana suku Bugis Bulukumba, Agama Islam (istri).
Berdasarkan informasi yang diterima, peristiwa penemuan kedua jenazah di rumahnya itu pada Senin 16 September 2024 sekitar pukul 10.00 wita.

Saat ini, kasusnya sedang didalami oleh pihak Kepolisian. Belum ada keterangan lebih lanjut terkait dengan penyebab kematian pasangan suami istri tersebut.
Tetapi kini telah ramai beredar kalau pasangan suami istri tersebut diduga menjadi korban perampokan.

Sejumlah warga dan kerabat pasangan suami istri ini berharap pihak berwajib segera menangkap pelaku.
“Innalillahi wainnailaihi rojiun. Semoga kedua korban husnul khotimah. Dan semoga pelakunya ditemukan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya di hadapan Allah SWT dan di depan hukum,” demikian kata seorang warga kepada terkini.id.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
