Terkini.id, Mamuju – Gempa bumi yang menimpa Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) meninggalkan luka mendalam, trauma, depresi, perasaan tertekan dan was-was tentu menyelimuti, apalagi pada mereka yang masih anak-anak. Hal Ini karena mereka belum mampu mengontrol emosi sepenuhnya.
Untuk memulihkan kondisi psikis masyarakat yang menjadi korban gempa akibat trauma, Polda Sulbar menerjunkan tim konseling trauma healing yang beranggotakan personel Polwan di bawah pimpinan Iptu Ganesha, Senin 18 Januari 2021.
Terlihat, para Polwan berbincang bincang, bernyanyi hingga bermain dengan anak-anak di tenda pengungsian.
Kabid Humas Polda Sulbar Kombes Pol Syamsu Ridwan menjelaskan bahwa trauma healing sangat dibutuhkan oleh anak yang menjadi korban gempa bumi.
“Tindakan ini dilakukan sebagai upaya untuk menyelamatkan masa depan si kecil, agar kembali tertata dengan baik dan berlangsung sesuai dengan apa yang diharapkan,” ujar Kombes Syamsu Ridwan.
- Dokumen 28 Km, Realisasi Hanya 22 Km: DPRD Sulsel Soroti Potongan Proyek Jalan Anabanua--Malakke
- Dokumen Perbaikan Hak Angket CPI Diserahkan ke Ketua DPRD Sulsel, Tunggu Jadwal Paripurna
- Hasrul Sebut Walk Out Bupati Gowa Merupakan Pilihan, Pansus Tetap Lanjutkan Penyelidikan
- Usai Nobar Prancis vs Spanyol, Unhas TV Ajak Alumni Kembali Meriahkan Semifinal Inggris vs Argentina
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Dorong Daya Saing UMKM Takalar Lewat Program PUMK dan Edukasi LPG
Selain itu, ia berharap agar para orang tua dapat menjadi konselor trauma healing kepada anaknya dengan tetap bersikap tenang dan meluangkan waktu untuk bermain.
“Trauma healing ini sangat dibutuhkan oleh para korban utamanya bagi anak-anak agar rasa trauma dalam diri mereka bisa hilang dan tidak terbawa hingga mereka tumbuh dewasa nantinya,” jelasnya.
Menurutnya, Trauma healing ini akan terus berlangsung beberapa hari kedepan hingga rasa trauma yang meyerang psikologi para korban dapat berkurang.
Citizen Reporter : Gideon Pasande
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
