Patut Dicontoh, Kompetisi Inovasi Layanan di Wilayah Ini Gunakan Sistem Digitalisasi  

Rapat Persiapan peluncuran Siwanda

Terkini.id,Lutra Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara melalui Bagian Organisasi dan Pendayagunaan Aparatur Sekretariat Daerah mencoba menghadirkan dan membangun sebuah kompetisi inovasi pelayanan publik dari sistem manual menjadi sistem digitalisasi. Kompetisi inovasi pelayanan publik sistem digitalisasi yang kemudian diberi nama “Siwanda” ini rencananya akan diluncurkan Bupati Luwu Utara dalam waktu dekat.

“Pembentukan aplikasi Siwanda atau Sistem Informasi Warung Koordinasi Pembangunan Inovasi Daerah adalah sistem kompetisi inovasi yang kita harapkan. Nah, teman-teman kita harap tidak lagi membawa proposal ke Sekretariat Pansel, tapi sudah melalui aplikasi Siwanda ini,” kata Kabag Organisasi dan Pendayagunaan Aparatur Muhammad Hadi.

Hadi mengklaim bahwa kompetisi inovasi di daerah kabupaten/kota melalui sistem digitalisasi yang diberi nama “Siwanda” ini adalah yang pertama di Provinsi Sulawesi Selatan, tentu setelah Jaringan Inovasi Pelayanan Publik (JIPP) di tingkat Provinsi.

“Kalau di tingkat provinsi, kita yang pertama menerapkan kompetisi inovasi sistem digitalisasi. Sama halnya, JIPP di Provinsi, Siwanda juga belum terkoneksi dengan Sinovik di Pusat,” terang Hadi.

Meski demikian, kata dia, setidaknya sistem yang dibangun melalui Siwanda ini sudah menunjukkan bahwa di Luwu Utara sistem kompetisi inovasinya sudah menggunakan sistem digitalisasi, tidak lagi manual. Rencananya, ia akan mengembangkan Siwanda ini dengan mengakomodir semua kategori inovasi, baik inovasi bidang pemerintahan, inovasi pelayanan publik maupun inovasi urusan daerah berdasarkan Perbup Nomor 61 Tahun 2018.

“Saat ini, sistem aplikasi Siwanda kita manfaatkan sesuai dengan peruntukkannya, berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 61 Tahun 2018 tentang Warkop Indah. Di mana sasaran kita hanya menyasar pada Pemerintah Daerah dan BUMD saja. Belum menyasar ke masyarakat secara umum,” pungkas Hadi.

Berita Terkait