Terkini.id, Jakarta – Usai video ceramahnya yang dinilai menyinggung simbol Salib heboh di masyarakat, kali ini video lainnya dari ceramah Ustad Abdul Somad (UAS) kembali viral di media sosial dan menuai kontroversi.
Video lama tersebut memperlihatkan saat UAS menjawab pertanyaan jemaah soal menonton drama Korea.
Dalam video itu, UAS awalnya membaca sebuah pertanyaan yang sampai kepadanya. “Apa hukumnya menggemari, menyukai film Korea?” demikian bunyi pertanyaan itu.
UAS lalu menjawabnya. Dia menyebut orang-orang Korea itu kafir. Dia pun mewanti-wanti agar tidak menyukai orang kafir.
“Jangan suka kepada orang kafir. Siapa yang suka kepada orang kafir, maka dia bagian dari kafir itu. Condong hatinya pada orang kafir,” jawab UAS dalam video tersebut.
- Banyak Ulama Diam Soal Insiden UAS, Ahmad Dhani: Beberapa Ulama Iri Dengki Dengan UAS
- Geram Atas Sikap Singapura Terhadap UAS, Novel Bamukmin: Seret Saja ke PBB
- Ustaz Abdul Somad: Kalimat Paling Tinggi Adalah Azan, Binatang Paling Rendah Adalah Anjing
- Ditolak! Ceramah Abdul Somad Dilapor ke Polisi, Pemuda Gereja: Kami Diminta Lengkapi Bukti
- Ustad Abdul Somad Nilai Pelaku Pembakar Hutan Layak Ditembak dan Digantung di Monas
Menanggapi pernyataan UAS tersebut, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan bahwa hal itu tidaklah benar.
Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Masduki Baidlowi mengatakan, menonton drama Korea tidak lantas serta-merta menjadi kafir.
“Tidak benar menonton drama Korea kemudian menjadi kafir. Nonton kok kafir. Gimana? Nonton drama Korea kan sama saja nonton di bioskop,” kata Masduki seperti dilansir dari Tagar, Selasa, 10 September 2019.
Masduki juga menegaskan, tidak ada ajaran dalam Islam untuk mudah mengkafirkan seseorang. Hal itu, kata dia, dilarang oleh Nabi Muhammad SAW.
“Tidak semudah itulah orang bisa begitu saja kafir, tidak kafir. Tidak ada ajaran dalam Islam untuk mudah mengkafirkan. Itu dilarang oleh Nabi,” ujarnya saat dimintai tanggapan terkait pernyataan UAS.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.