Terkini.id, Makassar – Perusahaan Daerah (PD) Pasar Makassar Raya menjadi perusahaan milik Pemerintah Kota Makassar yang pertama menyerahkan keuntungan atau deviden. Jumlahnya pun sangat fantastis.
“Dalam waktu tiga bulan kami sudah mampu serahkan Rp 800 juta,” kata Direktur Utama PD Pasar Makassar Raya Roel Syafrullah kepada Makassar Terkini, Kamis 28 Februari 2019.
Menurut Roel, laba perusahaan harus segera diserahkan ke pemerintah sebagai pemilik. Tidak boleh disimpan berlama-lama dalam rekening perusahaan.
“Kalau lama banyak hantu,” ujar Roel.
Banyak strategi yang dilakukan Roel menggenjot pemasukan untuk perusahaan. Salah satunya meningkatkan pelayanan kepada mitra, dan mengurangi pengeluaran yang tidak penting.
- Bank Sulselbar Serahkan 2 Motor Tiga Roda untuk Perumda Pasar Makassar
- Harga Sembako Makassar Jelang Idulfitri: Telur Turun, Tomat Naik Pesat
- Gelar Operasi Pasar, Pemkot Makassar: Bentuk Kepedulian ke Masyarakat Penghasilan Minim
- Protokol Kesehatan di Pasar Besar Makassar Tak Maksimal, Ini Kata Basdir
- Pasar Tradisional di Makassar Tetap Buka Meski Berpotensi Jadi Klaster Baru
Pemasukan ini paling banyak dari retribusi dan biaya sewa. Pasar yang paling banyak memberikan kontribusi adalah Pasar Terong dan Pasar Butung.
“Kita punya potensi ratusan miliar, asal dikelola dengan baik,” ungkap Roel.
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto dalam setiap kesempatan mengaku kecewa dengan kinerja perusahaan daerah. Alasannya, banyak sekali potensi pendapatan yang bisa diterima perusahaan, tapi tidak bisa dimanfaatkan oleh direksi.
Wali Kota Danny terus menggenjot perusahaan bekerja lebih giat. Meningkatkan pendapatan dengan inovasi serta kerja keras. “Harus berani berubah,” ujar Danny.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
