Terkini.id, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta butuh anggaran Rp4,576 triliun untuk menyalurkan bantuan sosial kepada kelompok rentan miskin di DKI Jakarta.
Bantuan tersebut diharapkan bisa membantu kelompok rentan miskin di DKI Jakarta yang pendapatannya turun akibat virus corona.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan, dari anggaran Rp4,5 triliun akan disalurkan kepada penerima bansos selama tiga bula ke depan. Setiap orangnya akan mendapatkan bantuan sebesar Rp880.000 per bulannya.
“Jadi nilai tepatnya, jumlah orangnya Targetnya 2,6 juta. Bansos Rp880 ribu diberikan 2 bulan, April dan Mei sehingga nilai totalnya adalah 4,576 triliun,” ujarnya melalui telekonferensi, Kamis 2 April 2020.
Nantinya lanjut Anies, bantuan sosial ini akan diberikan kepada kelompok miskin dan rentan miskin. Adapun angka kedua kelompok tersebut mencapai 3,7 orang dengan rincian 1,1 juta kelompok miskin dan sisanya kelompok rentan miskin.
- Progres 86 Persen, Jalan Rabat Beton TMMD 128 Jadi Urat Nadi Peningkatan Ekonomi Warga Jeneponto
- Bank Mandiri Sukses Gelar Livin' Galesong Trail Run 2026, Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Lokal
- Penuh Makna, Lembaga Adat Bangkala Genap 25 Tahun, Raja-Raja Se-Sulsel Berkumpul di Balla Lompoa
- Usai Masuk 5 Besar Aquatics World Cup Xi'an di China, Tim Renang Artistik Sulsel Kini Borong 8 Medali Emas di Kejurnas Akuatik Senayan
- Asmo Sulsel Tawarkan Promo Motor Sport dan Scoopy Sepanjang Mei 2026, Jangan Sampai Ketinggalan
“Kita perlu waktu untuk mengidentifikasi kelompok rentan miskin. Kalau masyarakat miskin di Jakarta jumlahnya 1,1 juta, mereka sudah teridentifikasi by name by address,” ucapnya.
Namun untuk bantuan sosial yang dianggarkan pemerintah pusat lewat Jaringan Pengaman Sosial, akan diberikan kepada warga yang rentan miskin. Sementara untuk warga miskin nantinya akan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
Adapun masyarakat yang masuk dalam golongan rentan miskin terdiri dari para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dan juga para pengemudi ojek online dan taksi. Kelompok ini diberikan insentif mengingat pendapatannya terganggu akibat kebijakan penanganan corona ini di ibu kota.
“Tapi kelompok rentan miskin ini adalah kelompok yang selama ini tak dapat bantuan langsung, misalnya pedagang bakso, pengemudi ojol mereka selama ini punya pendapatan tapi begitu ekonomi mengalami kontraksi mereka akan kehilangan pendapatan,” jelasnya.
Menurut Anies, angka pemberian dana bansos ini sudah disetujui oleh Kementerian Sosial. Hanya saja, Kemensos meminta agar siapa saja penerima bantuan ini bisa dirapihkan segera.
“Secara jumlah terselesaikan, ini juga bersama Menko Kemaritiman dan Investasi (Luhut Binsar Panjaitan), tetapi yang belum selesai adalah data tentang siapanya. Jadi angkanya sudah disepakati, besarannya juga sudah tapi datanya yang masih dalam proses. Pembicaraan terakhir tim DKI dan Kementerian Sosial sepakat memberikan dukungan di angka Rp1 juta rupiah per keluarga nanti diberikannya untuk digunakan bersama,” kata Anies dikutip dari okezone.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.