3 Anggota DPRD Sulsel Temui Tim Gugus Tugas Covid-19 Jeneponto, Bahas Apa ya?

Pertemuan anggota DPRD Sulsel dari Dapil IV dengan Tim Gugus Tugas Penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 Jeneponto/Syarief 
Pertemuan anggota DPRD Sulsel dari Dapil IV dengan Tim Gugus Tugas Penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 Jeneponto/Syarief 

Terkini.id, Jeneponto – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari dapil IV melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Jeneponto, Rabu, 25 Maret 2020.

Ketiga anggota DPRD Sulsel itu adalah Syamsuddin Karlos dari partai PAN, Vonny Ameliani dari Gerindra dan Mulyadi Mustamu dari Demokrat.

Ketiga anggota DPRD Sulsel itu disambut oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jeneponto, Syafruddin Nurdin yang didampingi Direktur RSUD Latopas, Plt Kadinkes Jeneponto, beberapa Kepala OPD Serta sejumlah Camat di ruang rapat Sekda Jeneponto.

Kedatangan anggota DPRD Sulsel itu untuk melakukan pertemuan dengan Gugus Tugas Penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 di Jeneponto.

“Hari ini kami turun ke daerah pemilihan kita untuk ketemu dengan Gugus Tugas Penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 dan pihak RS Latopas dalam mencari dan mengetahui sudah sejauh mana penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 di Jeneponto,” kata Syamsuddin Karlos.

Baca juga:

Dalam pertemuan itu, Ketua Gugus Tugas Penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 Jeneponto, Syafruddin Nurdin maparkan langkah-langkah yang telah dilakukan selama penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 di Jeneponto.

“Dalam penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 di Jeneponto Pemkab Jeneponto telah melakukan langkah-langkah, yang dikoordinir oleh tim Gugus Tugas, dan untuk sosialisasi dan melakukan pendeteksian cepat itu dilakukan oleh tim gerak cepat (TGC) dan Brigade 115 Dinkes Jeneponto,” jelas Syafruddin Nurdin.

Selain itu, Syafruddin Nurdin selaku Ketua gugus tugas juga menyampaikan, Pemkab Jeneponto telah mengalihkan siswa TK,SD dan SMP untuk belajar di rumah serta ASN untuk bekerja di rumah.

“Pemkab juga telah menginstruksikan untuk menutup sementara tempat keramaian, seperti pasar malam Passamaturukang dan Warkop dan Cefe,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan ketiga angggota DPRD Sulsel itu terang kendala yang dihadapi selama penanganan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Kendala yang dihadapi adalah kurangnya alat pelindung diri (APD) bagi tenaga kesehatan dalam menjalankan tugasnya, Dana kita sudah serahkan Rp300 juta untuk RS Latopas dan Rp300 juta untuk Dinkes untuk pengadaan APD, cuman terkendala APD yang langkah,” ungkapnya.

Pada pertemuan, Syamsuddin Karlos, menyarankan kepada Gugus Tugas untuk tidak fokus dengan pengadaan APD, tapi harus memperhatikan ketahanan tubuh masyarakat.

“Pemkab Jeneponto harus perhatikan Kesehatan masyarakat, daya tahan tubuh memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan, ketahan tubuh harus dijaga dengan baik agar tidak mudah terserang Covid-19, untuk bagikan kepada masyarakat vitamin C dan E untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Sedangkan, Mulyadi Mustamu dalam pertemuan itu mengapresiasi langkah yang telah dilaksanakan oleh pemerintah Jeneponto dalam mencegah penyebaran Covid-19.

“Kami berharap tim gugus tugas untuk lebih memperbanyak memberikan edukasi kepada masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19 di Jeneponto,” tutur Mulyadi Mustamu.

Vonny Ameliani yang turut hadir pada pertemuan itu mengharapkan agar tim gugus tugas dapat mendeteksi setiap warga yang dari berkunjung di daerah terpapar Covid-19.

“Harapan kita adalah tim dapat mendeteksi dini masyarakat yang dari luar daerah ataupun dari luar negeri, khususnya yang dari umroh dan dari daerah terpapar Covid-19,” harapnya.

Komentar

Rekomendasi

Ketua TP PKK Jeneponto Silaturahmi Virtual dengan Lies F Nurdin

Komisi I DPRD Jeneponto Tindak Lanjuti Penyaluran BST dan BLT Bermasalah, Termasuk Dugaan Pungli

Kronologi Tenggelamnya KM Bunga Rosia GT 27 di Perairan Kabaena

3 Hari di Laut, Enam Korban Kapal Tenggelam Asal Jeneponto Berhasil Diselamatkan

Beredar Informasi Tempat Ibadah Arah Kiblat Ke Utara, Camat Bangkala Cek Kebenarannya

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar