Pefindo Kembali Berikan Peringkat idA+ Atas Kinerja Bank Sulselbar Stabil Menjaga Trust Pasar Secara Berkelanjutan

Pefindo Kembali Berikan Peringkat idA+ Atas Kinerja Bank Sulselbar Stabil Menjaga Trust Pasar Secara Berkelanjutan

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini, Makassar – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat tertinggi idAAA atau stable outlook kepada PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan & Sulawesi Barat (Bank Sulselbar) untuk surat utang Bank Sulselbar yang masih beredar. Prospek untuk peringkat perusahaan adalah stabil.

“Peringkat yang diberikan Pefindo ini atas kemampuan emiten untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut, dibandingkan dengan emiten lainnya di Indonesia, adalah kuat,” demikian mengutip pernyataan resmi Pefindo, Selasa 11 Juni 2024.

Walaupun demikian, kemampuan emiten mungkin akan mudah terpengaruh oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi, dibandingkan dengan emiten yang peringkatnya lebih tinggi. Tanda tambah (+) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif kuat dan di atas rata-rata kategori yang bersangkutan.

“Peringkat tersebut mencerminkan posisi usaha yang kuat didukung oleh pasar captive, tingkat permodalan yang sangat kuat, dan indikator kualitas aset yang kuat. Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh sumber pendanaan yang terkonsentrasi dari pemerintah daerah dan institusi, serta semakin ketatnya kompetisi di segmen kredit produktif,” demikian penjelasan resmo Pefindo yang dikutip terkini.id.

Peringkat dapat dinaikkan jika Bank Sulselbar mampu secara signifikan dan konsisten meningkatkan posisi posisi bisnis dan struktur pendanaan secara signifikan, serta pada saat saat yang sama memperbaiki kinerja keuangan, terutama indikator kualitas aset dan profitabilitas.

Baca Juga

Kami dapat menurunkan peringkat jika kinerja bisnis dan keuangan Bank Sulselbar mengalami penurunan yang material.

Didirikan pada tahun 1961, Bank Sulselbar adalah bank pembangunan daerah yang bergerak dalam bidang perbankan komersial dengan sebagian besar layanan diarahkan ke Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat dan aparat sipil negara.

Pada 31 Maret 2024, 33,0% saham Bank dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, 2,1% oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, 0,4% dimiliki oleh Koperasi Karyawan Bank Sulselbar, dan sisanya 64,5% dimiliki oleh Pemerintah Kota dan Kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.