Pekerja Mogok Massal, Bupati Bulukumba: Saya Akan Tindaklanjuti PT Lonsum

Terkini.id,Bulukumba – Seribuankaryawan PT London Sumatera (Lonsum) Bulukumba melakukan aksi mogok kerja massal selama dua hari ini terhitung mulai Senin 15 Juli 2019 hingga sekarang setelah belum tercapainya kesepakatan antara karyawan dengan pihak manajemen perusahaan tersebut.

Ketua Puk SPSI, Jalil Jaka mengatakan para karyawan melakukan mogok kerja sebagai bentuk tuntutan belum dibayarkannya sejumlah kesepakatan yang dilakukan antara PT Lonsum dan para karyawan. Kesepakatan itu adalah pembayaran bonus tahunan yang telah dibuat antara Lonsum dan para karyawan.

“Mogok kerja menuntut bonus dibayarkan seperti tahun-tahun sebelumnya yaitu tiga bulan gaji,” ujar Ketua Puk SPSI, Jalil Jaka kepada TERKINI.ID, Selasa 16 Juli 2019.

Baca Juga: Oleh-Oleh Unik dan Khas yang Wajib Dibeli Ketika Berkunjung ke...

Menurut dia, pelanggaran kesepakatan terkait pembayaran bonus oleh PT London Sumatera seharusnya tahun 2019 dibayarkan pada tanggal 15 sesuai Presiden Direktur namun sudah dibayarkan pada 12 Juli 2019 lalu.

Bonusnya sudah dibayar namun hanya 0.75 persen bulan gaji yang biasanya setiap tahunnya tiga bulan gaji. Hal itu menjadi tuntutan mendasar yang membuat karyawan mogok kerja di wilayah kerja masing-masing.

Baca Juga: Dewan Duga Aksi Mogok Kerja Honorer Dinsos Makasssar Kedok Halangi...

“Kami tidak menerima karena hanya di Sulawesi Selatan yang menerima 0,75 persen dari PT Lonsum, yang lainnya tetap sama dengan bonus yang kemarin,” pungkasnya.

Dari sejumlah upaya yang telah dilakukan sebelumnya, Firman mengaku telah mengkomunikasikan kepada direksi, tapi sejauh ini belum ada solusi yang ditawarkan dari internal kantor sendiri.

Masih kata Jalil bahwa pihaknya telah melakukan sejumlah upaya terhadap direksi, tapi sejauh ini belum ada solusi yang ditawarkan dari PT Lonsum. Hanya kata dia, Manager Pcrf Juniar Sobri telah menemui para pekerja dengan alasan perusahaan saat ini mengalami kerugian.

Baca Juga: Dini Hari, Gempa Bumi 4,3 SR Landa Bulukumba Sulsel

“Bahkan kami dari serikat pekerja sudah melayangkan surat ke pihak managemen namun sampai hari ini belum mendapat tanggapan. Belum ada kepastian. Makanya mau berlanjut menyurat ke Disnaker,” pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bulukumba A M Sukri A Sappewali mengatakan dirinya melakukan komunikasi dengan PT Lonsum Jakarta untuk menindaklanjuti perihal tersebut. Ia juga akan memerintahkan Kepala Dinas Tenaga Kerja untuk menyelesaikan kejadian ini.

“Saya komunikasi PT Lonsum Jakarta untuk menindaklanjuti dan memerintahkan Kadis Tenaga Kerja untuk komunikasi dengan pihak PT Lonsum Bulukumba agar segera menyelesaikan masalah tersebut,” urainya.

Bagikan