“Dengan konektivitas logistik yang semakin baik, distribusi barang akan lebih efisien dan potensi perdagangan di wilayah Sulawesi juga bisa semakin berkembang,” tambahnya.
Pelindo Luruskan Peran Subholding
Dalam kesempatan tersebut, SPMT juga meluruskan pemahaman masyarakat terkait struktur bisnis subholding di lingkungan Pelindo.
Farid menjelaskan bahwa masing-masing subholding memiliki fungsi berbeda dalam ekosistem kepelabuhanan nasional.
SPJM berfokus pada layanan marine seperti pemanduan dan penundaan kapal. Terminal peti kemas dikelola oleh SPTP yang berkantor pusat di Surabaya, sementara terminal non-peti kemas atau multipurpose menjadi tanggung jawab SPMT.
Adapun layanan logistik, pergudangan, hingga kawasan industri berada di bawah pengelolaan SPSL.
- Bupati Sidrap Turun Tangan Tata Kawasan Monumen Ganggawa, Jadi Ruang Publik dan Pusat Ekonomi
- Wuling Eksion Resmi Meluncur di Makassar, SUV 7-Seater EV dan PHEV Pertama untuk Keluarga Modern
- Polres Jeneponto Kirim SPDP Kasus Penganiayaan di Bungung Lompoa, Pelaku Sudah Ditahan
- Bupati Syaharuddin Alrif Lepas 387 Calon Jemaah Haji Kloter 40 Sidrap
- Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Siap Hadiri Pelantikan DPP APPI pada 30 Mei 2026
“Jadi masing-masing subholding memiliki peran tersendiri dalam ekosistem pelabuhan dan logistik nasional,”tandasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
