Pemerintah Tak Tutup Penerbangan Internasional Meski Kasus Omicron Terus Bertambah, Alasannya?

Terkini.id, Jakarta – Pemerintah tidak menutup pintu penerbangan internasional dari luar negeri secara penuh meski penularan virus corona varian Omicron terus bertambah.

Hal ini ditegaskan oleh Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid-19 Nasional.

Juru Bicara Nasional Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adi Sasmito, menyatakan pemerintah tetap membuka pintu kedatangan internasional, terutama bagi pekerja Indonesia, karena berbagai pertimbangan seperti hak warga negara maupun hubungan diplomasi sebagaimana dilansir terkini.id dari cnnindonesia dan antaranews.

Baca Juga: Presiden Jokowi Cabut Aturan Tes Swab PCR-Antigen dan Penggunaan Masker,...

Adanya pelarangan atau pembatasan kedatangan luar negeri akan berdampak bagi stabilitas kondisi ekonomi nasional.

Ia menambahkan pembatasan perjalanan luar negeri memiliki efektivitas yang tergolong kecil dalam mencegah penyebaran infeksi Covid-19.

Baca Juga: Menko PMK Sebutkan Pasien Hepatitis ‘Misterius’ Bisa Ditanggung Oleh Pemerintah

Pembatasan perjalanan tak efektif jika kisaran angka trace rating atau proporsi kasus impor per keseluruhan kasus positif Covid-19 di bawah satu persen.

Di lain sisi, Wiku mengakui bahwa kondisi saat ini di Indonesia kasus varian Omicron mayoritas berasal dari pelaku perjalanan luar negeri. Namun, ia menuturkan perlu menerapkan berbagai upaya pencegahan secara serentak dan berlapis.

“Mulai dari lapisan paling luar, sampai unsur terkecil dalam masyarakat demi tetap menjaga varian Omicron berhenti perjalanannya di pintu kedatangan dan selama proses karantina berlangsung,” ujar Wiku dalam konferensi pers virtual seperti dikutip pada Selasa, 4 Januari 2022.

Baca Juga: Menko PMK Sebutkan Pasien Hepatitis ‘Misterius’ Bisa Ditanggung Oleh Pemerintah

Ia juga berharap masyarakat Indonesia menunda perjalanan ke luar negeri jika tidak mendesak.

“Hal ini penting mengingat sudah ditemukan kasus positif varian Omicron, akibat transmisi komunitas,” ujar Wiku.

1 2
Selanjutnya
Bagikan