Terkini, Jeneponto – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto menggelar pertemuan untuk membahas pra rancangan desain pembangunan fasilitas kesehatan, di ruang Kala’birang, rumah jabatan Bupati Jeneponto, Sulawesi Selatan, Jumat, 21 Juni 2024 malam.
Pembangunan infrastruktur kesehatan yang dibahas yakni, pembangunan beberapa Puskesmas, Laboratorium Kesehatan Daerah (LABKSDA), dan Puskesmas Pembantu (Pustu).
Pertemuan yang dibuka oleh Pj Bupati Jeneponto, Junaedi Bakri dihadiri, Sekda Arifin Nur, pihak Kejari, Kadis Kesehatan, Hj Syusanty A Mansyur, beberapa Kepala Desa dan sejumlah pejabat Pemkab Jeneponto.

Pj Bupati Jeneponto, Junaedi Bakri dalam arahannya menekankan pentingnya membangun kepercayaan kepada pemerintah pusat untuk memperoleh dukungan pembangunan di daerah.
“Perlu difahami bahwa kita mampu membangun trust kepada pemerintah pusat sehingga hal ini dapat dibangun di Jeneponto. Amanah-amanah yang diberikan oleh pemerintah pusat inilah yang harus kita jaga,” kata Junaedi Bakri.

- Dari Tangan TNI, Polri Bersama Rakyat Pembangunan RLH Menunjukkan Kemajuan
- MG Luncurkan SUV Listrik MGS5 EV di Makassar, Harga Mulai Rp343 Juta
- Gubernur Sulsel Groundbreaking Jalan Sabbang-Tallang-Sae, Akses Menuju Seko Terus Dikebut
- Ribuan Penonton Padati Lapangan, Adu Penalti Semifinal Bupati Cup I Jeneponto Ditunda
- Halal Bi Halal IKA Teknik Arsitektur UNHAS 2026: Silaturahmi, Olahraga, dan Kolaborasi dalam Satu Ruang
Lebih lanjut Junaedi menegaskan untuk memperlihatkan kinerja membangun yang positif di Kabupaten Jeneponto sehingga patut dijadikan dasar bagi Pemerintah Pusat dalam menentukan kebijakan pembangunan di Butta Turatea.
“Mari membangun citra positif Jeneponto di pusat, sehingga potensi kita dapat dilirik oleh mereka yang ada di pemerintah pusat. Caranya tentu saja dengan membangun akuntabilitas kita,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Junaedi Bakri juga menyampaikan pentingnya mengintegrasikan konten lokal kedaerahan dalam pembangunan, tanpa mengesampingkan prototipe yang diterapkan oleh pemerintah pusat.
“Tanpa mengesampingkan prototipe yang diterapkan oleh pemerintah pusat, kita tetap juga harus mengikutkan konten lokal kedaerahan kita, bagaimana kita bekerja by system, bagaimana membangun komunikasi dan koordinasi sesama para pejabat yang ada,” terang Junaedi Bakri.
Rencananya, pembangunan di sektor kesehatan di Jeneponto,bkata Junaedi Bakri, akan dimulai pertengahan tahun 2024.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
