Pemkot Makassar berharap kehadiran versi website ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat integrasi layanan digital di lingkungan pemerintah kota.
Andi Gita mengungkapkan, akses website LONTARA+ sudah mulai dapat digunakan sejak pekan ini dan akan segera disosialisasikan secara resmi kepada masyarakat luas.
“Ini sudah bisa digunakan sejak minggu ini. Namun memang belum diumumkan secara luas, dan dalam waktu dekat akan kami sosialisasikan secara resmi,” katanya.
Untuk mengakses layanan, masyarakat tetap diwajibkan melakukan login baik melalui aplikasi maupun website.
Kebijakan tersebut diterapkan guna memastikan validitas data pengguna serta meningkatkan akurasi pelaporan yang masuk ke sistem.
- MIWF 2026 Resmi Dibuka, Walikota Appi Tegaskan Komitmen Bangun Ruang Budaya di Makassar
- PMSM SulSel Dorong Transformasi Kepemimpinan lewat Coaching Culture di HR Meet and Talk 2026
- SERABI 2026 Jadi Ajang Grab Edukasi UMKM Perempuan Kelola Bisnis Anti Boncos
- Bank Sulselbar dan Pemkab Bone Sepakat Lanjutkan Kolaborasi Layanan Publik
- Melayani Tanpa Batas Waktu, Disdukcapil Jeneponto Buka Layanan di Hari Libur, Terbitkan 119 Dokumen
“Login tetap diperlukan agar kita dapat mengetahui pengguna yang melakukan pelaporan, sekaligus memastikan data yang masuk valid,” ujarnya.
Diketahui, pada masa kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, LONTARA+ dikembangkan sebagai pusat integrasi layanan publik dan aspirasi masyarakat yang sebelumnya tersebar di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kini, selain tersedia melalui aplikasi mobile di Play Store, layanan LONTARA+ juga dapat diakses melalui website resmi di lontaraplus.go.id.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
