Terkini, Makassar — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa Tim Penggerak PKK memiliki peran strategis sebagai motor penguatan ketahanan keluarga sekaligus ruang pembentukan karakter perempuan di tengah dinamika pembangunan perkotaan yang semakin kompleks.
Penegasan tersebut disampaikan Munafri saat membuka Rapat Kerja Tim Penggerak PKK Kota Makassar yang digelar di Novotel Grand Shayla Makassar, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa, bersama jajaran pengurus PKK dari seluruh kecamatan.
Dalam sambutannya, Munafri yang akrab disapa Appi menyatakan bahwa PKK tidak boleh dipandang sekadar sebagai organisasi sosial, melainkan harus menjadi “kawah candradimuka” yang mampu melahirkan kader perempuan yang tangguh, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“PKK harus menjadi ruang pembelajaran yang hidup, tempat kader ditempa dengan disiplin, kepedulian, dan semangat pengabdian. Dari sinilah akan lahir perempuan-perempuan yang tidak hanya kuat secara karakter, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” ujar Munafri.
- Selain Objek Tanah Bernilai Rp3 Miliar, Polisi juga Sita Rumah Mewah Rp1,4 M Terkait Kasus Perizinan di Gowa
- Kamis Manis Polres Jeneponto, Sepiring Nasi, Sejuta Kehangatan untuk Kebahagiaan Bersama
- Maulid Nabi di Perumda Air Minum Makassar, Andi Syahrum Ajak Pegawai Teladani Rasulullah
- Mitigasi Karhutla Terintegrasi Diperkuat di Seluruh Wilayah Konsesi PT Vale
- Sayembara Logo HUT ke-419 Makassar Dibuka, Peserta Wajib Punya Portofolio
Menurutnya, kekuatan utama PKK terletak pada kedekatannya dengan masyarakat hingga ke tingkat akar rumput. Posisi ini menjadikan PKK sebagai instrumen strategis dalam mendorong perubahan perilaku, meningkatkan kualitas keluarga, serta memperkuat ketahanan sosial.
Munafri juga menekankan pentingnya Rapat Kerja PKK sebagai forum strategis yang tidak berhenti pada tataran perencanaan, tetapi menghasilkan program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Esensi rapat kerja adalah rapat dulu, baru kerja. Jangan sampai terbalik rapat terus, tetapi minim implementasi. Kita ingin program yang lahir benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap forum tersebut mampu melahirkan gagasan inovatif dan program aplikatif yang menyentuh berbagai aspek kehidupan keluarga, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga ketahanan ekonomi rumah tangga.
Lebih lanjut, Munafri menyoroti pentingnya penguatan internal organisasi PKK. Ia menilai setiap anggota harus menjadikan PKK sebagai ruang belajar dan pengembangan diri yang berkelanjutan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
