Terkini.id, Makassar – Menghadapi krisis listrik berkepanjangan di Kota Makassar, Pemerintah Kota bersiap membuka pintu lebar untuk investasi dalam sektor energi alternatif.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, secara optimis mengungkapkan rencana kerja sama dengan Ukraina dalam bidang teknologi kelistrikan.
Pembicaraan ini mencuat setelah dua bulan berlarut-larutnya pemadaman listrik bergilir di kota tersebut.
Pertemuan audiensi antara Wali Kota Danny Pomanto dan Duta Besar Ukraina turut memperkuat niatan ini.
Danny Pomanto mengungkapkan bahwa Ukraina memiliki keinginan khusus terkait teknologi kelistrikan, yang sesuai dengan komitmen PLN dan kebutuhan Kota Makassar saat ini.
- Wawali Makassar Aliyah Hadiri Syukuran HUT Kodaeral VI 2026
- Kota Makassar Jadi Percontohan Nasional, Dua Kelurahan Ditetapkan sebagai Binaan Sadar HAM
- Kesadaran Pilah Sampah Warga Makassar Masih Rendah, Pemkot Perkuat Edukasi hingga RT/RW
- Tokoh Masyarakat Manggala Ajak Warga Makassar Pilah Sampah dari Rumah untuk Wujudkan Lingkungan Bersih
- Wali Kota Makassar Lepas Peserta dan Ramaikan Kategori 10K Makassar SMAnSA Run 2026
Meski Ukraina memiliki teknologi nuklir, Danny menegaskan bahwa penerapannya di Kota Makassar masih sulit. Ia justru mendorong eksplorasi opsi energi hijau.
“Kita juga ikut memasarkan kekurangan ini kepada investor,” ungkap Danny.
Ia menyoroti bahwa selain energi nuklir, pilihan seperti energi hijau dari angin dan air perlu dievaluasi untuk efektivitasnya di tengah kondisi kelistrikan yang kritis.
Inisiatif Pemerintah Kota Makassar ini diharapkan tidak hanya mengatasi krisis listrik, tetapi juga membuka peluang investasi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan bagi perkembangan kota ke depan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
