Pemkot Makassar Target Vaksinasi Usia 12-17 Tahun Sebanyak 66 Ribu

Pemkot Makassar Target Vaksinasi Usia 12-17 Tahun Sebanyak 66 Ribu

K
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar menyasar kelompok anak usia 12-17 tahun dalam program vaksinasi Covid-19. Pasalnya, berdasarkan data pusat, terdapat lebih dari 108 ribu kasus terkonfirmasi pada rentang usia tersebut dari total 2 juta kasus positif Covid-19 di Indonesia.

Selain itu, Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional dan BPOM sudah memberikan persetujuan atas penggunaan vaksin Sinovac buatan PT Bio Farma untuk kelompok usia lebih dari 12 tahun.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Nielma Palamba menyebut vaksinasi usia anak tersebut bekerja sama dengan BIN. Ia mengalkulasi ada sekitar 66 ribu siswa SMP mulai dari kelas 7, 8 dan 9 yang bakal divaksin.

“Jadi besok pencanangan hari rabu. Kita kerjasama dengan BIN. Jumlahnya itu kan sekitar 22.000 di kali tiga itu kurang lebih 66.000 siswa SMP yang mau divaksin,” kata Nilema, Selasa, 13 Juli 2021.

Pada tahap awal pelaksanaan vaksinasi untuk anak, Nielma menargetkan 1.200 anak per hari. Pelaksanaannya rencananya akan berlangsung di SMP 40 Hertasning.

Dia mengatakan titik vaksinasi akan bertambah saat vaksinasi berjalan. Nielma menargetkan perampungan vaksinasi tuntas dalam sebulan.

Selain itu pihaknya juga akan menyiapkan skema khusus dengan membagi para siswa yang divakasin agar tidak terjadi penumpukan. 

Dia juga telah menyampaikan hal ini ke masing-masing orang tua murid pada rapat virtual hari ini.

“Tadi saya sempat rapat virtual dengan orang tua siswa tadi kita sudah sampaikan ke mereka untuk meminta agar mereka rela anaknya divaksinasi,” katanya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi yang ditemui di tempat yang sama mengatakan tingkat kasus anak di Indonesia cukup tinggi sehingga vaksinasi dianggap sangat urgen.

“Kasus sekarang yang banyak terjadi di Jakarta ini anak-anak kan. Mana kurangnya ICU untuk anak PICU, kita dukung ini apalagi anak-anak kita sudah setahun setengah mereka tidak masuk maka perlu secepatnya divaksin,” katanya.

Fatma mengatakan vaksinasi akan menjadi standar di semua lini, sehingga menjadi keharusan bagi masyarakat utamanya orang tua murid jika ingin menikmati fasilitas publik.

Selain itu, ia beharap vaksinasi tersebut dapat membangun herd immunity. Dengan terbentuknya hal itu, maka sekolah tatap muka sudah dapat dijamin.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.