Terkini.id, Palopo – Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menggelar Sosialisasi Penyusunan APBD T.A 2021 secara elektronik melalui SIPD (Sistem Informasi Pemerintah Daerah), berdasarkan Permendagri No. 70 Tahun 2019 Tentang Sistem Informasi Pemerintah Daerah.
Kegiatan yang dihadiri langsung Wali Kota Palopo itu digelar di Rujab Walikota Palopo (SaokotaE), Kamis, 13 Agustus 2020.
Kepala BPKAD Kota Palopo, H. Samil Ilyas, melalui Kabid anggaran BPKAD, Emil mengatakan penyusunan anggaran di tahun 2021 itu sudah menggunakan Sistem Informasi Pemerintah Daerah, tidak lagi menggunakan simda keuangan.
“Dengan menginput data di SIPD, berarti data yang telah kita input akan terbaca dari server kemendagri. Data yang diingat harus data yang sudah final dan sesuai dengan tahapan-tahapan penyusunan APBD,” ujarnya.
“Jika data yang diapit itu telah dikunci, maka data-data tidak bisa kita ubah kembali,” sambungnya.
- Ferdinand Sinaga Perkuat Dokter Koboi FC, Siap Jadi Kuda Hitam di Wali Kota Makassar Cup 2026
- Harga Pupuk Subsidi di Bone Tembus Rp110 Ribu, DPRD Sulsel Soroti Dugaan Permainan Distribusi
- Stadion Ganggawa Kembali Bergairah, Bupati Syaharuddin Alrif Resmi Buka Sidrap Cup 2026
- Pupuk Indonesia, Penyuluh dan Petani Klarifikasi Pemberitaan Soal HET dan Penjualan Paket di Bone
- Makassar Virtual Run Dorong Gaya Hidup Sehat dan Partisipasi Warga Mengawasi Kota
Kepala Bidang Anggaran bpkad melanjutkan, untuk teknis user perangkat daerah, pada SIPD setiap pimpinan perangkat daerah nantinya akan memiliki akun tersendiri.
“Dari akun pimpinan perangkat daerah itu akan dibuat lagi akun kepala bidang sampai staf operator,” ujarnya.
“Jadi setiap teknis pada perangkat daerah memiliki fungsi dan peran masing-masing dalam penyusunan anggaran di tahun anggaran 2021,” jelasnya.
Dalam arahannya, Wali Kota Palopo Drs. H.M Judas Amir, MH menyampaikan perlunya diskusi yang lebih mendalam, pelatihan khusus terkait penerapan SIPD.
“Perlu dilakukan diskusi untuk mengetahui tahap-tahap yang lebih detail bagi perangkat daerah paham mengenai penyusunan melalui SIPD ini,” ungkap Judas.
Kepada pimpinan perangkat daerah, Judas berpesan agar ke depan ini harus betul-betul dipahami.
“pa yang dikerjakan oleh bawahan harus dipahami oleh atasan, apa kebaikannya dan apa keburukannya. Tidak boleh atasan bicara lain, bawahan bekerja lain,” ujarnya.
Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris Daerah Kota Palopo, Firmanza dan pimpinan perangkat daerah serta camat lingkup Pemkot Palopo.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
