Pemuda Gereja Akan Lapor Polisi, Lantaran Tidak Terima Karena UAS Sebut di Dalam Salib Ada…

Terkini.id, JakartaPerhimpunan Pemuda Gereja Indonesia (PPGI), berniat untuk laporkan Ustadz Abdul Somad terkait dengan ceramahnya yang dinilai terdapat unsur ujaran kebencian.

Ceramah Ustadz Abdul Somad (UAS) yang dimaksud ramai tersebar, di media sosial platform YouTube.

Maruli Tua Silaban, selaku Ketua PPGI menyatakan keberatan dengan ceramah UAS, yang mengatakan bahwa ada jin di dalam salib. Menurutnya pernyataan UAS tersebut seperti sedang mengolok-olok umat Kristiani.

Baca Juga: Singapura Sebut UAS Penceramah Radikal, Bukhori Yusuf: Kami Tidak Terima,...

“Video itu dia berkata bahwa di salib ada jin. Jin itu adalah jin kafir. Dia seolah-olah mengolok-olok agama kristiani,” ucap Maruli kepada wartawan, yang dikutip dari CNN Indonesia pada Kamis, 20 Januari 2022.

Maruli juga sebenarnya sudah datang ke Bareskrim Polri, pada Rabu, 19 Januari 2022 kemarin untuk membuat laporan. Namun saat itu laporannya ditolak oleh pihak kepolisian, lantaran buktinya belum lengkap.

Baca Juga: Guntur Romli Sindir UAS, Tifatul Sembiring: Asal Tahu Saja, Batam-Singapura...

Maruli berencana akan melaporkan UAS kembali, setelah melengkapi semua bukti-buktinya. Karena ia berpendapat bahwa ceramah yang disampaikan UAS sudah mengganggu kenyamanan dalam beragama.

“Kami harus menghadirkan dua bukti, menurut kami perbuatan UAS itu telah memenuhi syarat karena secara nyata niat perbuatannya telah melanggar memasuki ajaran agama orang lain,” ujar Maruli.

Ia juga mengakui bahwa sebenarnya ada pihak lain yang juga melaporkan UAS ke polisi, dengan hal serupa. Namun mereka melaporkannya kepada Polda Metro Jaya dan bukan ke Bareskrim Mabes Polri sepertinya.

Baca Juga: Guntur Romli Sindir UAS, Tifatul Sembiring: Asal Tahu Saja, Batam-Singapura...

Namun Maruli tidak menyebutkan secara detail, pihak lain mana yang ia maksudkan.

“Sebenarnya ada juga laporan polisi terkait kasus tersebut. Termasuk di wilayah Polda Metro Jaya, tapi bukan PPGI. Kami datang kesini ingin supaya ujaran kebencian ini ada senuah sikap, kalau dibiarkan kenyamanan dalam berkeyakinan,” kata Maruli.

Dalam salinan link yang diberikan Maruli, terlihat unggahan video berjudul ‘Ustadz Abdul Somad hina salib kristen / Prediger Abdul Somad verachtet das christliche Kreuz’. Video itu diunggah pada 20 Oktober 2019 lalu.

“Saya terbayang salib, nampak salib. Jin kafir sedang masuk, karena di salib itu ada jin kafir. Darimana masuknya jin kafir, karena ada patung,” ucap Somad dalam unggahan video itu.

Terkait hal ini, wartawan telah menghubungi pihak UAS, namun pihak UAS menyatakan enggan untuk berkomentar.

Bagikan