Terkini.id, Makassar – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Makassar, menyayangkan sikap Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah yang bakal mengganti Penjabat (Pj) Walikota Makassar, Prof Yusran Jusuf.
Hal ini disampaikan oleh Sekertaris Umum PD IPM Kota Makassar, Muhammad Fepi, yang menganggap keputusan tersebut terkesan inkonsisten dan tergesa-gesa.
“Berdalih bahwa tidak sevisi dalam penanganan Covid-19, padahal belum genap dua bulan kepemimpinan Prof Yusran sudah kembali dicopot, entah dimana kata manis kepercayaan Gubernur Sulsel kala mengangkat Prof Yusran menggantikan Pak Iqbal,” ujar Fepi, Kamis, 25 Juni 2020.
Ia juga mempertanyakan sejauh mana kajian dan kesiapan pengganti Prof Yusran nantinya.
“Jangan sampai ada pergantian kembali ke depan, hanya persoalan tidak sejalan dengan Pemerintah Provinsi, sehingga terkesan Pak Nurdin Abdullah baperan, strong leader berasal dari pola kordinasi yang baik, jangan asal mengganti,” ucapnya.
- Benz Cafe Makassar Padukan Kuliner dan Permainan Mahjong dalam Satu Destinasi di Jantung Kota
- Poltekpar Makassar dan Kemenpar Sukses Selenggarakan PARDAS Angkatan V Tahun 2026
- PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk Generasi Penggerak Keberlanjutan di Lutim
- Kebakaran di Jeneponto, Tiga Rumah Ludes Terbakar, 1 Orang Mengalami Luka Bakar
- Bupati Pangkep M. Yusran Lalogau Dilantik Pimpin IKA Perikanan Unhas Periode 2026-2030
Citizen Reporter: Dwi Hariati Novitasari
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
