Terkini.id, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah memulai pembangunan rest area atau tempat beristirahat yang dibangun di atas 5 hektare lahan di kawasan Karamaka, Jeneponto.
Kawasan yang dikenal ‘keramat’ oleh banyak pengendara di Sulsel tersebut dibangun dengan menggunakan APBD Pemprov Sulsel.
“Rest area yang dibangun di atas 5 hektare lahan saat ini telah dimulai pembangunannya di daerah Karamaka, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto.

Kita berharap, proyek yang dibiayai APBD ini segera selesai sesuai waktunya, sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” jelas Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah lewat akun media sosialnya.
- FAO Akui Keunggulan Pangan Indonesia: Stok Beras Melimpah dan Siap Ekspor
- Studium Generale di Unismuh, Wamendiktisaintek Tekankan Mutu, Akses, dan Relevansi
- Fatmawati Rusdi Apresiasi Buku 'BupAAS: Jalan Pengabdian', Karya Inspiratif Penuh Referensi
- Andi Iwan Darmawan Aras Terpilih Aklamasi Pimpin HNSI Sulsel 2026--2031, Siap Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan
- Peringati Hari Lingkungan Hidup, PJM Tanam 20 Ribu Pohon di Maros

Dia juga menjelaskan, bahwa selain Jeneponto, rest area lainnya juga akan dibangun Pemerintah Provinsi Sulsel di Kabupaten Bulukumba, Barru dan Kota Parepare.
Seperti diketahui, Karamaka yang dikenal dengan jalan menanjak dan berkelok di Kecamatan Bangkala, dikenal daerah rawan kecelakaan.

Letaknya sekitar 60 kilometer dari Makassar. Pengendara harus ekstra hati-hati. Karena anggapan bahwa tempat tersebut angker, dan dihuni makhluk gaib.

Rest area tersebut dibangun dengan menelan anggaran 28 M, bersumber dari APBD Pemprov Sulsel.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
