Penangkapan Munarman Dituding Rekayasa, Pengamat Intelijen: Densus 88 Punya Cukup Bukti

Penangkapan Munarman Dituding Rekayasa, Pengamat Intelijen: Densus 88 Punya Cukup Bukti

FR
Fitrianna R
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Ditangkapnya mantan juru bicara (jubir) Front Pembela Islam alias FPI, yakni Munarman, menimbulkan beragam spekulasi.

Salah satunya, yaitu sebuah spekulasi dari beberapa pihak yang menyebutkan bahwa penangkapan Munarman hanya sebuah rekayasa semata.

Padahal, seperti diketahui, Densus 88 Antiteror tidak mungkin akan sembarangan menangkap Munarman jikalau memang tidak mengantongi bukti yang cukup kuat. 

Oleh karenanya, anggapan bahwa penangkapan kuasa hukum Rizieq Shihab itu sebagai sebuah rekayasa adalah sebuah hal yang sangat prematur.

Apalagi, berdasarkan pernyataan Mabes Polri, Munarman ditangkap karena terbukti keterlibatannya dalam pembaiatan ISIS di tiga lokasi berbeda.

Baca Juga

Demikian disampaikan pengamat intelijen Stanislaus Riyanta sebagaimana yang dilansir terkini.id dari PojokSatu pada Rabu, 28 April 2021.

“Densus 88 yang menangkap Munarman tentu sudah mempunyai bukti permulaan yang cukup,” ujarnya.

“Dia juga ditangkap karena keterlibatannya dalam acara baiat ISIS di tiga tempat, yaitu Makassar, UIN (Jakarta), dan Medan,” sambungnya.

Stanislaus juga menilai bahwa penangkapan Munarman merupakan pengembangan dari penangkapan sebelumnya.

“Penangkapan ini adalah pengembangan dari penangkapan sebelumnya.”

Namun, saat ditanya apakah penangkapan Munarman ada kaitannya dengan bom di Gereja Katedral Makassar dan penyerangan Mabes Polri, Stanislaus belum bisa memastikan.

“Untuk penyerangan di Mabes Polri dan gereja (Katedral Makassar) belum ada informasi terkait keterlibatan Munarman,” pungkasnya.

Di sisi lain, dalam enam jam penggeledahan di bekas markas FPI di Petamburan, Densus 88 Antiteror turut menyita sejumlah barang bukti.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.