Penasaran Mengapa Efek Samping Vaksin di Setiap Orang Berbeda? Begini Penjelasannya

Penasaran Mengapa Efek Samping Vaksin di Setiap Orang Berbeda? Begini Penjelasannya

R
Dias
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Setiap orang yang menerima vaksin mengalami reaksi yang berbeda. Karena, memang pada dasarnya setiap benda asing yang dimasukkan ke dalam tubuh akan menimbulkan reaksi. 

Selama pandemi Covid-19, banyak vaksin dari berbagai merek yang diproduksi dengan mendapatkan perlindungan. Setiap merek ini, memiliki efek samping berbeda dari setiap orang. 

Setelah mendapat vaksin, efek samping yang mungkin terjadi juga beragam, mulai dari yang ringan hingga sedang. Meski demikian, semua vaksin digunakan sudah disetujui dan tergolong aman.

Melansir Kompas, dari program vaksinasi yang telah dijalankan di Indonesia, efek samping yang dirasakan berbeda, misalnya, ada yang merasakan pegal di bekas area suntikan, mengantuk, nyeri sendi, demam, sakit kepala, dan lain-lain.

Efek samping atau reaksi yang dirasakan masing-masing orang bisa berbeda.

Baca Juga

Mengapa hal ini bisa terjadi? Hal itu karena respons tubuh bisa berbeda satu sama lain

Ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI), Profesor Hindra Irawan Satari memberikan penjelasan soal ini.

“Respons tubuh seseorang terhadap masuknya vaksin selalu berbeda,” kata Profesor Hindra melansir Kompas, Minggu, 7 November 2021. 

Oleh karena itu, kata dia, wajar jika efek yang ditunjukkan setiap orang berbeda-beda.

Meski respons yang muncul beragam, Hindra menyebutkan, efek-efek yang beragam itu tetap sama. Artinya, masih tergolong efek samping yang memang telah diketahui dalam proses uji klinis.

“Secara umum memberikan kelompok gejala yang sama (pegal, demam, nyeri sendi, dan lain sebagainya),” ujar dia.

Meski begitu, setiap orang mungkin menunjukkan efek yang tak sama, Hindra memastikan semua vaksin Covid-19 akan tetap bekerja membentuk kekebalan tubuh terhadap virus corona.

“Kepekaan seseorang terhadap stimulus akan berbeda. Namun, meski respons terhadap pemberian vaksin tiap orang berbeda hasil akhir sebagian besar membentuk kekebalan terhadap Covid-19,” kata Hindra.

Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tirmizi mengatakan, perbedaan efek samping yang terjadi pada seseorang ketika ia menerima vaksin dosis pertama dan kedua bukan karena adanya perbedaan alat atau kandungan vaksin yang digunakan.

“Enggak ada (perbedaan) ya,” ujar Nadia, saat dihubungi secara terpisah, Sabtu (6/11/2021).

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.