Terkini.id, Jakarta – Menteri Agama (Menag), yakni Yaqut Cholil Qoumas, belum lama ini menegaskan perlunya sertifikasi wawasan kebangsaan untuk para penceramah agama.
Hal itu menurut Menag Yaqut mesti dilakukan dalam rangka penguatan moderasi beragama.
Ia menyampaikan bahwa sertifikasi ini terkait dengan penguatan moderasi beragama melalui kompetensi penceramah.
Apalagi, katanya, jaringan stakeholders dari Kementerian Agama yang berasal dari organisasi ke masyarakat agama dan lembaga dakwah cukup luas dan perlu berkontribusi dalam memecahkan problematika ‘what’.
“Salah satunya dengan melakukan bimbingan kepada para dai dengan menggandeng peran ormas Islam dan lembaga dakwah,” ujar Yaqut dalam Rapat Kerja dengan DPR RI Komisi VIII, dikutip terkini.id dari Okezone pada Senin, 7 Juni 2021.
- Menag Sebut Penceramah Akan Disertifikasi Wawasan Kebangsaan, DS: Yang Gak Mau Dilarang Keras Ceramah di Instansi Negara!
- Diduga Sindir Yaqut, Novel PA 212: Cuma Lulusan SMA Bisa Ngatur Agama
- Tanggapi Ancaman Sekjen MUI Soal Sertifikasi Penceramah, Eko Kuntadhi: Setuju
- Penceramah Agama Akan Disertifikasi, Warganet Setuju: Singkirkan Ustaz Kadrun dari NKRI!
- MUI Geram, Logonya Dicatut Kemenag Saat Acara Sosialisasi Sertifikasi Penceramah
Fasilitas pembinaan ini, lanjut Yaqut, untuk meningkatkan kompetensi para dai dalam menjawab dan merespons isu-isu aktual dengan strategi metode dakwah yang menitikberatkan pada wawasan kebangsaan atau sejalan dengan slogan Hubbul Wathon Minal Iman.
“Pelaksanaan bimbingan teknis kepada para dai juga sejalan dengan upaya penguatan moderasi beragama yang dicanangkan dalam RPJMN 2020-2024.”
Saat ini, Yaqut mengatakan bahwa moderasi beragama telah menjadi bagian dari arah kebijakan dan strategi Pemerintah menuju revolusi mental dan pembangunan kebudayaan.
Nah, menanggapi hal tersebut, pegiat media sosial Denny Siregar pun tampak memberi dukungan penuh.
“Sesudah sukses dgn @KPK_RI semoga tes wawasan kebangsaan di kalangan penceramah ini juga bisa berhasil,” tulisnya, dikutip terkini.id pada Senin, 7 Juni 2021, via Twitter.
Ia lalu melanjutkan bahwa penceramah yang nantinya tidak mau mengikuti sertifikasi wawasan kebangsaan tidak boleh berceramah di instansi negara.
“Minimal, penceramah yang tidak mau disertifikasi, dilarang keras untuk ceramah di masjid2 @KemenBUMN, Kementrian2 dan instansi negara,” pungkas Denny Siregar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
