Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan ceramah pendakwah Ustaz Ihsan Tanjung mengaitkan orang yang enggan divaksin dengan kedatangan Dajjal, beredar di media sosial.
Video Ustaz Ihsan Tanjung yang mengaitkan soal orang enggan divaksin dengan kedatangan Dajjal tersebut diunggah kanal YouTube AHAD, seperti dilihat pada Kamis 26 Agustus 2021.
Dalam tayangan video berjudul “Jika Tidak Cepet di P4K51N Berarti Menunda Datangnya Dajjal” itu, tampak Ihsan Tanjung awalnya menyampaikan ke jemaah bahwa dirinya menerima sebuah informasi lewat media sosial miliknya.
Ihsan pun membeberkan, dalam isi informasi itu terdapat foto perdana menteri baru Israel pengganti Benyamin Netanyahu.
Ia juga mengungkapkan bahwa informasi itu menyebutkan pernyataan perdana menteri baru Israel terkait vaksin dan Dajjal.
- Tolak Islam Agama Paling Benar, Pendakwah Ihsan Tanjung: Allah Tak Pernah Bilang Begitu
- Pendakwah Ihsan Tanjung: Tidak Ada Ayat yang Mengatakan Islam Agama Paling Benar
- Pendakwah Ihsan Tanjung: Muslim Nikmati Ucapan Penista Agama, Imannya Batal
- Singgung Pluralisme, Pendakwah Ihsan Tanjung: Ucapan 'Semua Agama Baik' Membatalkan Iman
- Viral, Pendakwah Ihsan Tanjung: Kandungan Vaksin Covid Ubah DNA Manusia
Menurut sang perdana menteri, kata Ihsan, orang yang enggan divaksin berarti menunda kedatangan juru selamat kaum Yahudi yakni Dajjal.
“Entah sampai ke anda atau tidak, di saya sampai pak, di sosmed saya, di WA saya sebuah foto perdana menteri Israel yang baru penggantinya Benyamin Netanyahu, mengatakan kalau kamu tidak segera divaksin berarti kamu menunda kedatangan sang juru selamat, Dajjal,” ujar Ustaz Ihsan Tanjung.
Maka dari itu, menurut Ihsan, kaum Yahudi di Israel sebenarnya sudah meyakini bahwa Dajjal akan muncul dalam waktu dekat.
“Jadi mereka sudah yakin betul bahwa Dajjal munculnya gak lama lagi,” ungkap Ihsan.
Ia menerangkan, bahwa salah satu syarat kedatangan Dajjal adalah Yahudi Israel harus memastikan seluruh penduduk di dunia tunduk kepada program mereka tersebut.
“Dan salah satu prasyaratnya adalah memastikan bahwa penduduk dunia ini mau tunduk kepada program besar mereka,” terangnya.
Oleh karena itu, lanjut Ihsan, umat Islam saat ini didorong oleh kaum Yahudi untuk ikut mendukung kehadiran Dajjal.
“Jadi saudaraku, umat Islam didorong untuk turut mendukung sistem Dajjal ini yang berarti diajak turut menyambut hadirnya fitnah paling dahsyat dalam sejarah Bani Adam,” tandasnya.
Ihsan pun menyerukan kepada jemaah agar tak mengikuti program Yahudi itu. Sebab, jika umat Islam ikut maka sama saja muslim turut mendukung kedatangan Dajjal.
“Kita diajak untuk juga mendukung (kedatangan Dajjal), padahal kita kan sudah diajarkan oleh Nabi, siapa itu Dajjal. Dajjal itu fitnah paling dahsyat, masa kita sambut? Masa kita berikan karpet merah, masa kita ikut-ikutan mengagung-agungkan,” tegasnya.
Justru seharusnya, menurut Ihsan Tanjung, umat Islam berada di barisan paling depan untuk mendidik masyarakat agar tidak mengikuti program Yahudi yang ditujukan untuk membuka jalan bagi kedatangan Dajjal tersebut.
“Justru seharusnya kita berada di barisan paling depan untuk mendidik umat ini bahwa sistem ini (sistem Dajjal) berbahaya, justru membuka jalan bagi datangnya Dajjal,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
