Terkini.id, Jakarta – Sebuah potongan video yang memperlihatkan ceramah pendakwah Ustaz Ihsan Tanjung menyinggung soal paham pluralisme, beredar di media sosial.
Video Ustaz Ihsan Tanjung menyinggung soal pluralisme tersebut awalnya diunggah kanal YouTube Egis Purnama, seperti dilihat pada Minggu 29 Agustus 2021.
Dalam tayangan video berjudul ‘Waspada Ketika Banyak Orang yang Mengolok-olok Agama’ itu, tampak mulanya Ihsan Tanjung menyinggung soal dosa yang membatalkan iman.
Menurut Ustaz Ihsan Tanjung, salah satu dosa yang membatalkan iman yakni mengolok-olok atau menghina agama.
“Setuju gak hari ini kalau mengolok-olok agama gampang ditemukan? Coba (lihat) video yang kemarin, ada manusia yang berani bertanya mana lebih hebat jasanya, Nabi Muhammad apa Soekarno. Itu bukan kalimat sederhana, orang itu sudah batal keimanannya,” ujar Ihsan.
- Tolak Islam Agama Paling Benar, Pendakwah Ihsan Tanjung: Allah Tak Pernah Bilang Begitu
- Pendakwah Ihsan Tanjung: Tidak Ada Ayat yang Mengatakan Islam Agama Paling Benar
- Pendakwah Ihsan Tanjung: Muslim Nikmati Ucapan Penista Agama, Imannya Batal
- Pendakwah Ihsan Tanjung: Enggan Divaksin, Berarti Kamu Menunda Kedatangan Dajjal
- Viral, Pendakwah Ihsan Tanjung: Kandungan Vaksin Covid Ubah DNA Manusia
Selain itu, Ihsan juga menyebut orang-orang yang ikut menikmati ucapan pihak yang menghina agama tersebut juga imannya batal.
“Anda ikut nikmati, batal iman anda. Sama dengan dia (penghina agama), begitu ayatnya. Silahkan catat, Surat An Nisa ayat 140,” ungkapnya.
Ia pun menyebut bahwa dosa mengolok-olok agama itu saat ini hampir sehari-hari disaksikan oleh masyarakat.
“Dosa yang membatalkan iman itu sudah kayak sehari-hari. Ini mengerikan pak,” tutur Ihsan Tanjung.
Menurutnya, mungkin banyak umat Islam yang tak melakukan dosa mengejek agama tersebut. Namun, kata Ihsan, ada salah satu dosa lainnya yang membatalkan iman yang juga kemungkinan banyak dilakukan muslim yakni mendukung paham pluralisme.
Paham pluralisme itu, menurut Ihsan, yakni seperti mengucapkan kalimat bahwa semua agama baik dan benar.
Ia pun menegaskan, bahwa umat muslim yang mengucapkan kalimat tersebut telah melakukan dosa yang membatalkan keimanannya.
“Contohnya paham pluralisme, paham yang mengatakan semua agama sama, semua agama baik, semua agama benar, ini juga ucapan seperti ini membatalkan iman,” tegasnya.
Ihsan Tanjung pun menjelaskan bahwa hal itu lantaran Allah tidak pernah menyebut ridho terhadap semua agama. Akan tetapi, yang Maha Kuasa hanya ridho kepada agama Islam.
“Karena Allah tidak pernah mengeluarkan ayat yang bunyinya Allah ridho pada semua agama, nggak pak. Allah ridho cuma pada satu, Al Islam,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
