Terkini.id, Jakarta – Pendeta Saifudin Ibrahim dalam sebuah video diskusinya menyebut bahwa Islam merupakan agama yang mematikan sementara Kristen adalah agama yang menghidupkan. Hal itu ia sampaikan saat membeberkan alasannya pindah agama.
Adapun video pernyataan Pendeta Saifudin Ibrahim sebut Islam agama mematikan dan Kristen menghidupkan itu diunggah kanal YouTube Kesaksian Segala Bangsa, seperti dilihat pada Selasa 29 Maret 2022.
Dilihat dari tayangan video berjudul ‘Mengapa Saya Tinggalkan Agamaku’ yang tayang empat tahun silam itu, tampak Saifudin Ibrahim mengungkapkan alasannya meninggalkan agama Islam kepada sejumlah peserta diskusi.
Ia pun menyebut, dirinya meninggalkan Islam lantaran ingin pindah dari agama yang mematikan ke agama yang menghidupkan.
“Kenapa saya meninggalkan Islam? Saya tinggalkan habis-habisan. Mau menghidupkan atau mematikan? Menghidupkan. Saya pindah dari mematikan untuk menghidupkan,” ungkap Saifudin Ibrahim.
- Sindir Keras UAS, Pendeta Saifudin Ibrahim: Wah Singapura Tolak Jin
- Pendeta Saifuddin Klaim Dirinya Dalang di Balik Singapura Deportasi UAS: Saya Perintahkan Tangkap!
- Saifudin Ibrahim: Anies Jadi Presiden, Syaratnya Terima Yesus Sebagai Tuhan
- Pendeta Saifudin Ibrahim: Iblis Diikat Sebulan, Penjahat Kelamin Masih Menghina
- Saifudin Ibrahim: Nabi Muhammad Bohong, Katanya Semua Nabi Beragama Islam
Hal itu, menurut Saifudin, lantaran di kitab Islam yakni Alquran dibolehkan membunuh manusia berbeda agama. Sedangkan, Injil tak boleh membunuh manusia lain hanya karena berbeda keyakinan.
“Di Injil boleh gak membunuh manusia lain karena berbeda keyakinan? Gak boleh. Tapi di Alquran boleh,” ujar Pendeta Saifudin.
Saifudin pun lantas membuktikan hal itu dengan mengutip Surat ke 9 ayat 9 di Alquran dimana dalam ayat itu Muslim dibolehkan membunuh umat Kristen maupun Yahudi.
“Quran surat ke 9 ayat 9. Jadi menurut ayat itu, saya boleh dibunuh. Jadi orang kristen atau Yahudi berdasarkan ayat ini boleh dibunuh,” bebernya.
Tak hanya ayat tersebut, Saifudin juga mengungkit ayat Alquran lainnya dimana dalam isi ayat itu umat Islam boleh mengusir penganut agama lain.
“Quran surat ke 2 ayat 191, dimana saja kamu jumpa mereka usir, boleh mengusir orang yang beragama lain di kampung kita,” tuturnya.
Beda halnya dengan agama Islam, kata Pendeta Saifudin Ibrahim, dalam Kristen sesuai kitab Injil surat Mathius 5 Yesus meminta umatnya untuk menyayangi orang-orang yang berbeda agama.
“Jadi di sana (Islam) boleh membunuh manusia lain karena berbeda keyakinan. Tetapi karena ada yang menghidupkan, Mathius 5 ayat 44 Yesus berkata ‘Kasihilah musuhmu dan berdoalah untuk orang yang menganiaya kamu’,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
