Peneliti MUI: Hendropriyono Pendukung Ponpes Al Zaytun, Dia Harus Diperiksa

Peneliti MUI: Hendropriyono Pendukung Ponpes Al Zaytun, Dia Harus Diperiksa

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Peneliti dari MUI, Taufik Hidayat blak-blakan membongkar sosok pendukung Ponpes Al Zaytun yakni salah satunya adalah Mantan Kepala BIN Hendropriyono.

Menurut peneliti MUI tersebut, Hendropriyono merupakan orang yang mendukung Ponpes Al Zaytun pimpinan Panji Gumilang yang saat ini tengah menjadi perbincangan publik.

Oleh karena itu, Taufik Hidayat meminta kepada aparat Kepolisian jangan hanya memeriksa Panji Gumilang terkait kasus dugaan penistaan agama, melainkan juga Hendropriyono.

“Saya ingin orang-orang yang mendukung Al Zaytun terutama Hendropriyono kepala BIN harus diperiksa,” kata Taufik Hidayat saat menjadi Narasumber dalam program Catatan Demokrasi yang tayang di YouTube tvOneNews, seperti dilihat pada Senin, 3 Juli 2023.

Taufik pun mengungkapkan bahwa hasil penelitian pihaknya terkait Ponpes Al Zaytun juga pernah mendapat ancaman.

Baca Juga

Hasil penelitiannya terkait Al Zaytun yang ia tuangkan dalam sebuah buku itu bahkan disebut buku iblis oleh pihak-pihak pendukung pondok pesantren tersebut.

“Karena hasil penelitian kami itu dibilang buku iblis. Kita diancam. Isinya tentang kesesatan Al Zaytun,” tutur Taufik.

Ia pun menjelaskan, isi buku penelitian terkait kesesatan Al Zaytun itu mengungkap soal kemegahan pondok pesantren tersebut, namun di baliknya terdapat tragedi kemanusiaan yang luar biasa.

Tragedi kemanusiaan yang ia maksud itu yakni perihal ribuan pekerja di ponpes tersebut yang diminta bekerja selama 12 jam namun tetap hidup dalam kemiskinan.

“Al Zaytun adalah bentuk kemegahan tapi di balik itu adalah tragedi kemanusiaan yang luar biasa. Kita lihat ribuan pekerja-pekerja di sana masuk jam 6 pulang jam 6, mereka hidup dalam kemiskinan,” bebernya.

Taufik Hidayat pun mengatakan bahwa sejak tahun 2001, Intelkam dan Bareskrim Polri sudah berusaha menyelidiki Ponpes Al Zaytun. Namun, saat itu pesantren tersebut masih didukung Hendropriyono yang kala itu masih menjabat sebagai Kepala BIN.

“Sejak 2001 Intelkam Polri dan Bareskrim Polri itu bergandengan tangan mengungkap Al Zaytun, tapi kan saat itu masih ada Hendropriyono dan Dai Bachtiar,” ujarnya.

Hingga berita ini dimuat, belum ada tanggapan resmi dari Hendropriyono terkait pernyataan peneliti MUI Taufik Hidayat tersebut perihal Ponpes Al Zaytun itu.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.