Pengamat Sebut Perseteruan Yenny dengan Cak Imin Berdampak Pada Kaum Nahdliyin: Ini Kan Sepupuan Nggak Perlu Perang Terbuka!

Terkini.id, Jakarta – Perseteruan antara Zannuba Ariffah Chafsoh alias Yenny Wahid dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin berbuntut panjang.

Hal tersebut terlihat saat, Adi Prayitno Direktur Eksekutif lembaga survei Parameter Politik Indonesia menilai, perseteruan antara Yenny Wahid dengan Cak Imin akan berdampak pada kaum Nahdliyin.

Di mana Kaum Nahdliyin adalah golongan kaum muslimin Indonesia yang membagi budaya keagamaan yang sama dan yang secara organisasi terlembagakan dalam bentuk NU.

Baca Juga: Rizal Ramli Singgung Reformasi ABRI Gus Dur, Polisi Diharapkan Netral:...

“(Kaum) Nahdliyin juga bingung gitu. Kenapa elite-elite yang selama ini dihormati justru terlibat perang terbuka,” kata Adi di Jakarta.

 Untuk itu, Adi mengusulkan agar persoalan ini segera diselesaikan. Sebab jika tidak diselesaikan akan merugikan popularitas Cak Imin, begitu juga PKB.

Baca Juga: Curhat Kedekatannya Dengan Gus Dur, Prabowo Subianto: Saya Dulu Tukang...

Apalagi, kata Adi luka tersebut masih membekas, karena bagi Yenny PKB yang sah itu adalah PKB Gusdur sebelum diambil alih oleh Cak Imin.

“Harus segera diamputasi (diselesaikan), minimal ngopi bareng. Ini kan sepupuan jadi nggak perlu perang terbuka,” katanya. Dikutip dari Akurat. Selasa, 28 Juni 2022.

Selain itu Adi juga menyoroti, perang tersebut juga akan berkontra antara PKB dengan keluarga Abdurrahman Wahid (Gus Dur) karena saat ini Cak Imin tengah sibuk menyiapkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Baca Juga: Curhat Kedekatannya Dengan Gus Dur, Prabowo Subianto: Saya Dulu Tukang...

“Karena dalam waktu dekat ini PKB sudah membuat konfrontasi politik dengan NU dan keluagra Gusdur. Tiga variabel penting yang selama ini menjadi basis konstituen dan kekuatan PKB. Makanya kalau ini tidak diselesaikan tentu akan sangat merugikan bagi Muhaimin dan PKB,” tandasnya.

Bagikan