Terkini, Makassar – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan penyaluran LPG 3 kilogram (kg) di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, berjalan normal.
Rata-rata penyaluran LPG subsidi di wilayah tersebut mencapai sekitar 13.683 tabung per hari.
Pertamina juga menambah pasokan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan LPG 3 kg, khususnya di sejumlah wilayah pertanian yang mengalami peningkatan aktivitas pompanisasi irigasi sawah.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan peningkatan kebutuhan tersebut salah satunya dipengaruhi kondisi cuaca di Pinrang yang telah lebih dari tiga bulan minim hujan.
“Dari informasi yang kami terima di lapangan, kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya kebutuhan LPG 3 Kg untuk mendukung aktivitas pompanisasi irigasi sawah. Kami memahami kebutuhan petani yang meningkat dan terus melakukan pemantauan agar ketersediaan LPG di lapangan tetap terjaga,” ujar Lilik.
- Dari Ruang Kelas ke Dunia Kerja, Astra Motor School Siapkan Siswa SMK Menjawab Kebutuhan Industri
- Bina 98 SMK di 4 Wilayah, Asmo Sulsel Kembangkan Astra Motor School
- Asfar Haramain Internasional Hadir di Jakarta, Sediakan Layanan Perhotelan hingga Visa untuk Travel Umrah dan Haji
- Kalla Run 10K Segera Digelar, Rute Lebih Presisi dan Tersertifikasi Kelas Dunia
- Atasi Krisis Air Bersih, PLN Peduli dan Human Initiative Hadirkan PLN SEJUK di Jeneponto
Kebutuhan Pompanisasi Meningkat
Menurut Lilik, penggunaan LPG 3 kg untuk mesin pompa air dalam kegiatan irigasi diperuntukkan bagi Petani Sasaran yang telah menerima paket bantuan perdana berupa converter kit dari pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Namun, berdasarkan informasi yang diterima Pertamina, Kabupaten Pinrang belum pernah mendapatkan paket bantuan converter kit tersebut.
Karena itu, Pertamina mengimbau petani yang belum memperoleh paket bantuan maupun converter kit untuk tidak menggunakan LPG 3 kg dalam kegiatan pompanisasi.
“Bagi petani yang belum mendapatkan paket perdana atau converter kit, kami mengimbau agar menggunakan LPG non-subsidi, yaitu Bright Gas untuk kebutuhan pompanisasi,” kata Lilik.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
