Terkini.id, Makassar – Penyebab kebakaran di Pasar Sentral Makassar, Sulawesi Selatan pada Selasa, 27 Desember 2022 masih jadi tanda tanya.
Minimnya kelengkapan standar keamanan pun dipersoalkan. Kebakaran pasar yang kerap terjadi diduga akibat belum terpenuhinya standar keamanan tersebut.
Di sisi lain, sejumlah spekulasi ihwal kebakaran tersebut ditengarai ada unsur kesengajaan di tengah wacana relokasi pedagang sejak beberapa tahun lalu.
Pasalnya amuk api yang menghanguskan 931 kios di Blok B Selatan berlangsung dengan cepat di tengah musim hujan. Kerugian pun ditaksir mencapai Rp 70 miliar.
Kios-kios yang dilalap si jago merah tersebut sebagian besar merupakan kios pakaian, gorden, dan bahan tekstil yang mudah terbakar.
Wakil Kepala Kepolisian Resor atau Wakapolres Pelabuhan Makassar, Kompol Sugeng Suprijanto menyebut sudah ada delapan orang dimintai keterangan dalam kasus kebakaran itu.
“Untuk sementara kami sudah periksa delapan orang saksi,” kata Kompol Sugeng, Kamis, 29 Desember 2022.
Tim Labfor Polda Sulawesi Selatan sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran Pasar Sentral Makassar. Pihaknya menyerahkan pengamanan pasar kepada Perusahan Daerah (PD) Pasar.
“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Labfor Polda Sulsel, maka dari kami menyerahkan pengamanan pasar pasca kebakaran ini dijaga PD Pasar,” sebutnya.
Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulawesi Selatan Sulsel (Sulsel) telah melakukan olah TKP di lokasi kebakaran Pasar Sentral, Makassar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
