Adapun proyek pengembangan proyek pengolahan limonit di Sorowako senilai US$2,2 miliar terus berjalan sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat hilirisasi.
Secara keseluruhan, total investasi terintegrasi yang mendekati US$9 miliar ini mempertegas posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam rantai pasok global, khususnya untuk industri baterai kendaraan listrik dan energi bersih.
Komitmen Lingkungan dan Sosial
Di tengah dorongan hilirisasi, isu lingkungan tetap menjadi perhatian utama. PT Vale menegaskan bahwa keberlanjutan bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi utama operasional.
Hingga akhir 2025, lebih dari 50 persen area bukaan tambang telah direklamasi secara progresif, dengan total luas mencapai 3.863 hektare. Operasi di Sorowako juga didukung tiga pembangkit listrik tenaga air dengan kapasitas total 365 MW, menjadikannya salah satu operasi nikel dengan jejak energi bersih terbesar di Indonesia.
Selain itu, lebih dari 100 kolam pengendapan dibangun untuk memastikan kualitas air tetap terjaga sebelum dialirkan kembali ke lingkungan.
- Buka Pelatihan Konseling Menyusui, Bupati Jeneponto Tegaskan Jangan Hanya Seremonial, Tapi Beri Manfaat Nyata
- Sukacita Panen di Desa Lise, Potret Sinergi Pemkab Sidrap dan Petani Kawal Swasembada Pangan
- Wali Kota Makassar Gandeng Sinar Jaya Bahas Bus Kota Terintegrasi Jalur Kampus
- Tersangka Bibit Nenas Sulsel Kembalikan Uang Rp3 Miliar ke Negara
- Deretan Top Scorer dan Best Player Warnai AAS Cup II 2026
Capaian tersebut tercermin dalam ESG Risk Rating Sustainalytics sebesar 23,7, yang menempatkan PT Vale pada kategori medium—sekaligus menjadi salah satu yang terendah di sektor pertambangan nasional.
Head of Corporate Communication PT Vale Indonesia, Vanda Kusumaningrum, menegaskan pentingnya transparansi dalam menjawab isu lingkungan.
“Isu lingkungan tidak boleh dijawab dengan defensif. Ia harus dijawab dengan data, tindakan, dan transparansi,” ujarnya.
Perkuat Ekonomi Lokal
Dari sisi sosial, kontribusi PT Vale terhadap ekonomi domestik juga cukup signifikan. Lebih dari 99 persen tenaga kerja perusahaan merupakan warga negara Indonesia. Ribuan pekerja lokal dan kontraktor terlibat dalam proyek strategis di Pomalaa, Morowali, dan Sorowako.
Berbagai program pemberdayaan masyarakat juga dijalankan, mulai dari pertanian organik, pengelolaan sampah berbasis komunitas, pelatihan operator alat berat, hingga pembangunan nursery dengan kapasitas satu juta bibit per tahun.
Hilirisasi untuk Masa Depan
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
