Terkini, Jeneponto – Wakil Bupati Jeneponto, H Islam Iskandar, mengikuti rapat koordinasi percepatan penurunan stunting yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Rabu, 9 April 2025. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Hj. Fatmawati Rusdi, dan diikuti oleh seluruh kepala daerah dan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) se-Sulsel.
Turut mendampingi Wakil Bupati, Kepala Dinas Kesehatan Jeneponto, Hj Syusanti A. Mansyur dan jajarannya, Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Jeneponto, Mustakbirin, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta jajaran tim teknis TPPS Kabupaten Jeneponto.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Jeneponto menegaskan pentingnya penanganan stunting sebagai isu prioritas yang harus ditangani secara lintas sektor dan berkelanjutan.
“Penanganan stunting bukan hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan atau DP2KB semata, tetapi menjadi tugas kita bersama. Butuh kolaborasi, keterlibatan pemerintah, masyarakat, dan semua pemangku kepentingan,” tegas Islam Iskandar.
Islam Iskandar juga menyampaikan, Pemkab Jeneponto terus berkomitmen dalam menurunkan angka stunting dengan menguatkan intervensi spesifik dan sensitif di seluruh wilayah kecamatan.” Kita mendorong optimalisasi program edukasi keluarga, pemenuhan gizi ibu dan anak, serta penguatan peran Posyandu,” ujarnya.

- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Dukung Sidak Pemkot Makassar, Pastikan LPG 3 Kg Tersedia di Pangkalan Resmi
- Lantik Pejabat Fungsional, Wali kota Makassar Munafri Tekankan Pelayanan Publik Tak Boleh Sekadar Seremonial
- Bupati Jeneponto Resmikan Layanan Cathlab di RSUD Lanto Daeng Pasewang
- Hingga September 2026, PSU 221 Perumahan di Makassar Capai Rp6,93 Triliun
- Maulid Akbar Thopoles Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Masyarakat Suppa Berkumpul di Parepare
Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan Jeneponto, Syusanti A. Mansyur, menyampaikan pihaknya siap memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak,”memperluas jangkauan edukasi gizi, serta meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam memantau tumbuh kembang balita,” jelas Hj Syusanti.
Sementara itu, Plt. Kadis DP2KB Kabupaten Jeneponto, Mustakbirin juja menyampaikan pihaknya akan terus mendukung melalui program Bangga Kencana, pemetaan keluarga berisiko stunting, dan pendampingan keluarga berisiko tinggi oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK).
“Kolaborasi di tingkat desa dan kelurahan sangat krusial, karena pencegahan harus dimulai dari tingkat keluarga,” ungkap Mustakbirin.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Jeneponto menyatakan kesiapannya untuk terus memperkuat sinergi antar perangkat daerah dan mitra pembangunan dalam rangka mempercepat target penurunan stunting secara signifikan di tahun 2025.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
