Sebagai bentuk penguatan kelembagaan, dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Brigade Pangan Maberre dan petani pemilik lahan. Kesepakatan ini menjadi komitmen bersama dalam pengelolaan lahan CSR secara produktif dan berkelanjutan.
Plt. Kepala Dinas TPHP Kabupaten Bone, Nurdin, menyampaikan bahwa percepatan tanam saat ini difokuskan di Desa Corawalie sebagai lokasi prioritas.
“Dari total target 10.000 hektare, sebanyak 2.000 hektare sudah siap ditanami. Program ini dikawal bersama agar memberikan hasil optimal bagi peningkatan produksi pertanian di Bone,” jelasnya.
Menariknya, kegiatan ini juga menampilkan inovasi teknologi pertanian melalui demonstrasi penanaman menggunakan drone yang dikembangkan oleh Aerotani Polbangtan Gowa. Teknologi ini dinilai mampu mempercepat proses tanam, menghemat tenaga kerja, serta meningkatkan efisiensi di lapangan.
Melalui percepatan tanam ini, pemerintah berharap lahan-lahan CSR di Kabupaten Bone dapat segera produktif dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pangan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Sulawesi Selatan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
