Perempuan di Arab Saudi Kini Bebas Merokok di Muka Umum

Arab Saudi
Perempuan di Arab Saudi bebas merokok di muka umum. (Foto: Indonesia Inside)

Terkini.id, Jakarta – Sebuah pemandangan tak biasanya kini sedang terjadi di Arab Saudi. Dalam pemandangan tersebut, tampak perempuan di negara kaya minyak itu dengan bebas merokok di muka umum.

Pemandangan itu sebelumnya belum pernah terjadi di Arab Saudi. Potret yang diperlihatkan para wanita Arab merokok tersebut merupakan dampak dari kebebasan para perempuan di Arab Saudi.

Diketahui sebelumnya, sejak awal abad ke-20 telah terjadi fenomena feminisme ala barat di Arab yang menyebabkan terjadinya perubahan sosial di negara itu.

Selama perubahan sosial di Arab Saudi, beberapa perempuan mulai mencoba-coba merokok. Menghisap pipa shisha atau vapingdianggap sebagai simbol emansipasi.

Beberapa bulan belakangan ini, wanita merokok di depan umum di Arab Saudi telah menjadi pemandangan yang lumrah.

Fenomena tersebut dimulai sejak negara yang menganut sistem monarki ini menerapkan reformasi.

Reformasi itu dilakukan usai Pemerintah Arab Saudi secara De Facto lewat Pangeran Mohammad bin Salman telah menerapkan berbagai reformasi ekonomi dan sosial untuk membawa citra Saudi lebih moderat dan ramah bisnis.

Salah satu kebijakan Pangeran Mohammad Bin Salman yakni mengizinkan perempuan untuk mengemudi, menghadiri acara olahraga, konser dan memiliki paspor tanpa persetujuan wali pria.

Laman AFP memuat wawancaranya dengan seorang wanita Arab Saudi bernama Rima (27) yang tak canggung merokok di muka umum.

Dalam wawancaranya, Rima mengungkapkan mulai menghisap rokok elektrik selama dua tahun. Ia pun merasa senang karena saat ini perempuan di Arab Saudi bisa merokok di muka umum.

“Bagi saya, merokok di depan umum adalah simbol kebebasan. Saya senang sekarang dapat memilih melakukan itu,” kata Rima, dikutip dari AFP lewat Indonesia Inside, Minggu, 16 Februari 2020.

Ia pun merasa tak khawatir akan dampak bahaya tembakau.

Kendati demikian, Rima tak menyangkal bahwa keluarganya akan mengetahui kebiasaannya merokok.

“Saya tidak akan menjelaskan kepada mereka bahwa ini adalah tentang kebebasan pribadi. Mereka tidak akan pernah mengerti bahwa perempuan juga bebas untuk merokok seperti pria,” ujarnya.

Komentar

Rekomendasi

Berikut Nama 20 Dokter yang Gugur Akibat Corona

Balai Kota Makassar Ditutup, Iman Hud: Kita Terapkan Protokol Penanganan Covid-19

Dokter Marhaen: Ketidakjujuran Pasien Berdampak Tingginya Angka Kematian Medis

DKI Jakarta Resmi Berstatus PSBB Corona, Ojol Dilarang Angkut Penumpang

Pengusaha Ini Hibahkan Lahan 1 Hektar Miliknya untuk Area Pemakaman Korban Corona

Sering Bicara Khilafah dan Hina Presiden, Ali Baharsyah Ternyata Kolektor Video Mesum

3 Poin Sikap AJI Terkait Privilese Wartawan untuk Tes Cepat Covid-19

Terpidana Teroris Abu Bakar Ba’asyir Surati Jokowi, Minta Dibebaskan akibat Corona

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar