Bukan Hanya Pergantian Pemimpin Inggris Raya, Ini Dampak dari Kematian Ratu Elizabeth II

Bukan Hanya Pergantian Pemimpin Inggris Raya, Ini Dampak dari Kematian Ratu Elizabeth II

R
Jabal Rachmat
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Berita kematian Ratu Elizabeth II membuat Inggris Raya berduka. Bukan hanya membuat membuat Inggris ke masa berkabung, ada beberapa dampak yang bakal segera dirasakan setelah meninggalnya sang ratu.

Dalam masa berkabung ini, pemerintah bakal memberi arahan agar warga fokus pada serangkaian acara pemakaman Ratu Elizabeth. Melansir dari The Guardian, pemakaman pemimpin Inggris Raya tersebut kemungkinan bakal dilaksanakan pada hari kesepuluh meninggalnya sang ratu, Minggu, 18 September 2022.

Kematian sang ratu jelas membawa banyak perubahan. Salah satunya adalah tampuk kepemimpinan Inggris yang akan berpindah ke Putra Mahkota Pangeran Charles yang bakal segera ditasbihkan menjadi raja selanjutnya.

Menariknya, Raja Charles III yang akan dilantik sebagai Raja Inggris berikutnya merupakan putra mahkota terlama yang baru diangkat menjadi raja. Ia saat ini berusia 73 tahun dan telah jadi putra mahkota pada usia 3 tahun.

Selain perubahan pemimpin kenegaraan, hal ini juga akan membuat stasiun berita Inggris, seperti BBC akan berganti ke mode siluet hitam di mana semua acara televisi akan dibuat fokus dalam memberitakan meninggalnya Ratu Elizabeth II.

Baca Juga

Semua bisnis dan toko di Inggris pun bakal libur setidaknya selama sehari. Biasanya, pada hari pemakaman sang ratu.

Tidak hanya dari sektor bisnis, sejumlah pertandingan divisi teratas dan kedua Liga Inggris bakal menunda sejumlah pertandingannya selama masa berkabung tersebut,

Namun, perubahan yang paling bakal terasa adalah perubahan cetakan mata uang, perangko serta paspor Inggris.

Sebelumnya, barang-barang tersebut menampilkan sang ratu di dalam cetakannya. Seiring pergantian pemimpin kerajaan Inggris, maka berubah pula lah cetakan gambar yang terdapat pada uang paun, perangko, dan paspor.

Perubahan-perubahan yang terjadi ini jelas bakal membuat ekonomi Inggris raya merugi miliaran paun.

Hal lain yang bakal berubah dari mangkatnya Ratu Elizabeth II dan naiknya Raja Charles III menjadi raja adalah lagu kebangsaan Inggris. 

Lagu God Save The Queen bakal berubah menjadi God Save The King. Sebenarnya, lagunya memang berjudul God Save the king, tetapi selama Ratu Elizabeth menjabat, diganti menjadi ‘Queen’.

Meski alami perubahan di judul, lirik dalam lagu kebangsaan tersebut akan tetap saja. Hanya saja, lirik yang menyebut ‘Queen’ bakal berganti menjadi ‘King’ serta ‘her’ menjadi ‘him’. Seperti dalam lirik ‘send her victorious’ bakal berubah menjadi ‘send him victorious’.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.