Terkini.id, Jakarta – Masyarakat Inggris tengah berkabung usai mendengar kabar duka Ratu Elizabeth II meninggal dunia di usia 96 tahun.
Kabar terkait Ratu Elizabeth II tutup usai diumumkan langsung pihak Istana Buckingham pada Jumat 9 September 2022 dini hari, waktu Indonesia.
Ratu Elizabeth II adalah pemimpin yang paling lama memerintah dalam sejarah kerajaan Inggris. Selama hidupnya, Ratu Elizabeth II memiliki empat orang anak, delapan orang cucu dan 12 orang cicit.
Adapun penerus Kerajaan Inggris yang akan melanjutkan tahta Ratu Elizabeth II yakni anak pertamanya, Pangeran Charles.
Berdasarkan riwayat hidupnya, Ratu Elizabeth II lahir pada tahun 1926. Sebelum berstatus sebagai seorang ratu, dirinya adalah seorang puteri alias princess.
- Laga Arsenal vs Man City Ditunda, What's The Problem?
- Hidup Sampai 96 Tahun, Ini Rahasia Hidup Sehat Ratu Elizabeth II
- Daftar Negara yang Ingin Merdeka Dari Persemakmuran Inggris
- Kebiasaan Unik Ratu Elizabeth II: Suka Es Batu Bulat, Ini Alasannya
- Dmitry Peskov: Kehadiran Putin di Pemakaman Ratu Elizabeth II Tidak Dipertimbangkan
Pada tahun 1952, ayah Elizabeth II meninggal dunia yang mengakibatkan dirinya sebagai anak tertua harus menggantikan posisi sang ayah sebagai pemimpin Inggris.
Pada tahun 1947, Elizabeth II menikahi Philip dan mereka berdua dikaruniai empat orang anak yaitu Charles, Anne, Andrew dan Edward.
Sejak memegang tahta Istana Buckingham, Ratu Elizabeth diketahui masih sering mengemudi kendaraannya sendiri.
Pada beberapa kesempatan, sang Ratu meski di usianya yang sudah lanjut masih mengendarai Jaguar atau Range Rover kesayangannya.
Sang Ratu juga tidak pernah memiliki Surat Izin Mengemudi. Tidak seperti rakyat biasa di Inggris, yang harus mengikuti tes untuk mengemudikan mobil secara legal, Elizabeth II tidak mengikuti aturan seperti itu.
Dikutip dari Cosmopolitan, Elizabeth II adalah satu-satunya orang di Inggris yang tidak perlu memiliki SIM untuk mengemudi di jalan umum.
Tidak hanya itu, Yang Mulia juga tidak memegang paspor karena kedua dokumen tersebut dikeluarkan atas namanya. Artinya, Elizabeth II tidak diharuskan memiliki keduanya. Ini adalah hak istimewa yang biasanya dipegang oleh penguasa monarki.
Selain itu, Ratu Elizabeth II juga pernah bersikeras untuk bergabung menjadi tentara pada Perang Dunia II. Dia bahkan berlajar mengemudi dan menjadi mekanik untuk layanan dukungan perang, Auxiliary Territorial Service, khusus wanita.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
