Terkini.id- Pendiri dan pemilik perusahan Facebook Mark Elliot Zuckerberg, akan berencana mengubah nama dua aplikasi media sosial terpopulernya yaitu Instagram dan WhatsApp untuk lebih meningkatkan sisi kepemilikan perusahaan Facebook.
Jumat 2 Agustus 2019 yang lalu, upaya pembaharuan ini dikemukakan saat salah satu wartawan The Information dikonfirmasi oleh pihak perwakilan Facebook. “Kami ingin menjadi lebih jelas menonjolkan produk dan layanan yang merupakan bagian dari Facebook,” kata juru bicara Facebook. Dilansir CNBC Indonesia dari Techradar.com Minggu 4 Agustus 2019.
Tambahnya “Kedua aplikasi media sosial kepemilikan perusahaan Facebook, nantinya akan dikenal sebagai. “Instagram from Facebook, sementara WhatsApp akan menjadi WhatsApp from Facebook,” jelasnya.
Dari sumber The Information seperti dilansir CNBC Indonesia, dikatakan bahwa perubahan itu di lakukan sebagai akibat dari langkah regulator anti monopoli di AS yang meneliti perusahaan Facebook.
Dalam catatan The Information tertulis, Kedua nama aplikasi instagram dan Whatsapp akan tetap sama di homescreen (tampilan muka) ponsel dan tablet. Namun nama kedua aplikasi itu akan berubah di App Store bagi orang yang pertama kali mengunduhnya, karena perusahaan ini bergerak dalam bidang perangkat virtual reality.
- Pemprov Sulsel Tangani Rehab DI Kuri-Kuri Kasimbi di Lutra
- Pemprov Sulsel Alokasikan Rp37 M Tangani Ruas Jalan Penghubung Barru-Soppeng
- Isi Weekend dengan Kulineran, Yuk ke Bazar MTF Market di Mal Pipo, Bertabur Promo Hingga 50 Persen
- Bahrul Ulum Alumni 98 Siap Maju Calon Ketum IKA STM 1 Makassar
- Danny Pomanto Ajak Warga Makassar Ramaikan MNEK 2023: Banyak Atraksi Menarik
Dalam upaya rebranding atau perubahan ini sebetulnya sempat dikemukakan sebelumnya, oleh seorang blogger bernama Jane Manchun Wong yang mencuit di Twitter tentang hal itu pada Maret lalu. Setelah itu beberapa bulan kemudian, dua eksekutif perusahaan Facebook mengundurkan diri yaitu, Wakil Presiden WhatsApp Chris Daniel dan Chief Product of Officer Facebook Chris Cox, keduanya keluar dengan alasan adanya perombakan besar di dalam internal Facebook.