Peringati Hari Anti-Korupsi, Ini Empat Poin yang Diterapkan Basarnas Makassar

Terkini.id, Makassar – Basarnas Makassar sebagai institusi negara yang bergerak di bidang pencarian dan pertolongan ikut memperingati dengan melaksanakan Apel Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia yang ditetapkan setiap tanggal 9 Desember di Lapangan Apel Kantor Basarnas Makassar, Senin 9 Desember 2019.

Kepala Kantor Basarnas Makassar, Mustari selaku Pembina Apel membacakan amanat Inspektur Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan bahwa korupsi merupakan fenomena sosial, politik serta ekonomi yang mempengaruhi semua negara, termasuk Indonesia.

“Peringatan ini dimulai setelah konvensi PBB melawan korupsi pada tanggal 31 Oktober 2003 yang menetapkan tanggal 9 Desember sebagai Hari Anti Korupsi”, jelas Mustari.

Lanjut, Mustari menyampaikan bahwa berhasil tidaknya upaya pemberantasan korupsi akan menentukan upaya pengentasan kemiskinan, pembangunan berkelanjutan, penguatan sendi-sendi demokrasi dan upaya mewujudkan masyarakat adil dan makmur.

Karena besarnya kerugian atas perilaku koruptif, Inspektur menyampaikan empat hal yang harus menjadi perhatian bersama di lingkungan Basarnas.

“Pertama Gerakan Anti Korupsi harus menjadi gerakan di Lingkungan Basarnas, yaitu tidak menyalahgunakan kekuasaaan, berperilaku jujur dan selalu menjunjung kode etik ASN”, papar Mustari.

Poin berikutnya yang dianggap penting adalah pelaksanaan Reformasi Birokrasi tanpa basa basi dan mencari terobosan baru untuk mencipta lingkungan birokrasi yang akuntabel, efektif dan efisien.

Ketiga, disampaikan kepada seluruh ASN lingkup Basarnas untuk membangun mentalitas baru yang beretos kerja, berintegritas dan berjiwa gotong royong agar menjadi abdi negara dan pelayan masyarakat yang tangguh.

“Keempat, persiapkan diri menuju Birokrasi yang dinamis, inovatif dan responsif terhadap perkembangan zaman agar pelayanan dalam bidang oencarian dan pertolongan dilakukan dengan cepat”, tutup Mustari mengakhiri amanat.

Komentar

Rekomendasi

Dokter Marhaen: Ketidakjujuran Pasien Berdampak Tingginya Angka Kematian Medis

DKI Jakarta Resmi Berstatus PSBB Corona, Ojol Dilarang Angkut Penumpang

Pengusaha Ini Hibahkan Lahan 1 Hektar Miliknya untuk Area Pemakaman Korban Corona

Sering Bicara Khilafah dan Hina Presiden, Ali Baharsyah Ternyata Kolektor Video Mesum

3 Poin Sikap AJI Terkait Privilese Wartawan untuk Tes Cepat Covid-19

Terpidana Teroris Abu Bakar Ba’asyir Surati Jokowi, Minta Dibebaskan akibat Corona

Potret Pilu Badut Tetap Cari Nafkah di Dalam Mal yang Sepi akibat Corona

Pintu Pelimpah Bendungan Bili-bili Dibuka, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Hilir Sungai Jeneberang

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar