Terkini.id, Jakarta – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kembali melecehkan kedaulatan NKRI dengan membakar bendera Merah Putih yang sebelumnya dikibarkan oleh Pasukan Setan TNI alias Prajurit Batalyon Infanteri 315/Garuda.
Berdasarkan informasi, bendera Merah Putih yang dibakar KKB Papua itu sebelumnya ditancapkan oleh Pasukan Setan TNU di area Alguru, Kabupaten Nduga, Papua.
Bendera pusaka RI itu dikibarkan Pasukan Setan untuk menandai bahwa wilayah tersebut telah berada di bawah kedaulatan NKRI.
Adapun pembakaran bendera Merah Putih itu dilakukan KKB Papua yakni kelompok sayap militer dari Organisasi Papua Merdeka, Tentara Pembebasan Negara Papua Barat (TPNPB) Kodap III Ndugama.
Terkait hal itu, pihak TPNPB-OPM melalui juru bicaranya Sebby Sambom membenarkan bahwa pihaknya lah yang membakar bendera merah putih tersebut.
- Pj Bupati dan Kapolres Jeneponto Hadiri Takziah Korban Penembakan KKB Papua
- Kecam Penembakan Warga Jeneponto oleh KKB Papua, PB DPRD Bakal Bergerak
- Pemerintah Tak Bertanggung Jawab Terhadap Pemulangan Jenazah Korban Penembakan KKB Papua
- 5 Anggota KKB Tewas Ditembak TNI-Polri di Intan Jaya Papua
- Ancaman KKB Papua: Kepulauan Yapen Akan Berubah Jadi Zona Darah
“Di mana Pimpinan TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Derakma melaporkan bahwa mereka telah membakar Bendera Negara Indonesia yaitu Bendera Merah Putih,” ujar Sebby, Rabu 3 Juni 2021 lewat keterangan tertulisnya.
Aksi pembakaran bendera Merah Putih yang dilakukan KKB Papua tersebut sontak mencuri perhatian publik lantaran foto yang memperlihatkan perbuatan mereka itu viral di media sosial.
Dalam foto yang beredar, tampak sejumlah anggota KKB Papua bersenjata lengkap sedang membakar bendera Indonesia. Sejumlah dari mereka memegang senjata serbu laras panjang, pistol, hingga parang.
Sejumlah warganet bahkan menilai perbuatan KKB Papua itu telah mempermalukan Pasukan Setan TNI.
Namun sebaliknya, pihak TPNPB-OPM justru menilai pengibaran bendera Indonesia oleh Pasukan Setan TNI di wilayah itu merupakan penghinaan.
Lantaran hal itu, anggota mereka pun menurukan bendera yang sudah dikibarkan di tiang tersebut dan lantas membakarnya.
“Namun bendera merah putih tersebut diturunkan dan dibakar oleh Pasukan TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Darakma Pimpinan Komadan Batalion Alguru Armi Tabuni,” kata Sebby.
Mengutip Hops.id, pihak TPNPB-OPM juga menyebut pembakaran bendera Merah Putih oleh anggotanya itu juga dilakukan sebagai bentuk penolakan kehadiran TNI di tanah Papua.
Pihaknya menilai, kehadiran Pasukan Setan TNI di tanah Papua adalah ilegal dan melanggar hak politik bangsa Papua untuk merdeka penuh serta berdaulat. Maka dari itu, KKB Papua menegaskan sangat membenci bendera merah putih milik Bangsa Indonesia.
“Bendera lain seperti Merah Putih kami sangat benci jika Merah Putih di atas tanah ini kami tetap hapus,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
