Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan Gubernur DKI Anies Baswedan berpidato dan menceritakan bahwa dirinya pernah ikut demo reformasi 98 sewaktu kuliah di Amerika Serikat, beredar di media sosial.
Potongan video pernyataan Anies Baswedan terkait demo reformasi tersebut dibagikan Mantan Politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean, seperti dilihat pada Kamis 10 Juni 2021.
Dalam narasi cuitannya, Ferdinand mengaku tidak percaya dengan pernyataan Anies yang mengklaim pernah ikut demo reformasi 98 di Amerika Serikat.
Selain itu, ia juga tidak percaya dengan pengakuan Anies Baswedan yang dalam video itu mengatakan bahwa dirinya pernah menurunkan foto Soeharto di Kedutaan Besar AS.
“Munafik..!! Saya tidak percaya Anies ini tahun 98 demo di Amerika dan menurunkan foto Soeharto di kedutaan besar Indonesia di Amerika..!!,” cuit Ferdinand Hutahaean.
- Gerakan Rakyat Sulsel Bela Kritik Anies, Asri Tadda: Optimisme Harus Dibangun di Atas Kejujuran
- Ahok Tanggapi PDIP Usung Anies di Pilgub DKI Jakarta
- Rocky Gerung Saran ke Anies Untuk Tak Maju Dalam Pilgub Jakarta
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
- Anies Baswedan Sebut Kabar Dirinya Maju di Pilgub Hanya Pengalihan Isu
Dilihat dari video tersebut, tampak Anies tengah berpidato. Ia pun menceritakan pengalamannya saat ikut aksi demo reformasi 98 kala dirinya kuliah di Amerika Serikat.
“Teman-teman, pas 98 saya waktu itu di Amerika lagi kuliah. Saya waktu itu di Washington sama Noval kita bikin demo juga, persis seperti di sini (Indonesia),” ujar Anies Baswedan.
Akan tetapi, mantan Mendikbud itu tak tahu jika Soeharto sudah turun lantaran perbedaan selisih jam antara Indonesia dengan Amerika.
“Tapi kan jam Amerika dan Indonesia itu ada selisih jam, belum ada SMS, belum ada WA, belum ada itu semua. Jadi kita demo di sana dan protes menurunkan Soeharto, tanpa tahu Soeharto sudah turun. Jamnya kan beda,” ungkap Anies.
Usai mengetahui Soeharto di Indonesia sudah turun, Anies Baswedan pun mengaku dalam aksi demo reformasi di AS itu ia menurunkan foto Soeharto yang masih terpasang di Kedutaan Besar RI.
“Jadi yang kita lakukan, kita masuk ruangan (Kedutaan Besar Indonesia di Amerika) cari foto Pak Harto kita turunkan. Saya yang turunin,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
