Terkini.id, Jakarta – Aktivis dan pegiat media sosial, Nicho Silalahi menyinggung pernyataan Puan Maharani soal pemimpin ganteng tapi tidak bisa kerja.
Nicho Silalahi mengatakan bahwa sebelumnya Puan Maharani malah menyarankan memilih pemimpin yang saat ini justru menambah penderitaan rakyat dengan segala kebijakan yang diambil.
Menurut Nicho, pemimpin yang disarankan Puan pada pemilihan sebelumnya, hanya menambah utang negara dan sibuk pencitraan.
Narasi Nicho Silalahi ini ditulis melalui sebuah cuitan di media sosila Twitter pada akun pribadinya @Nicho_Silalahi, sebagaimana dilihat pada, Jumat 29 April 2022.
“Kalau memilih pemimpin cungkring dengan penampilan sederhana keluar dari gorong-gorong tapi malah menghasilkan utang negara yang ugal-ugalan dan dia sibuk pencitraan namun setiap ocehannya malah menambah daftar penderitaan rakyat kok dulu Tante @puanmaharani_ri sarankan?”, tulis Nicho Silalahi, dikutip dari keterangan tertulisnya.

- Hasto Kristiyanto dan Puan Hadiri Acara di Istora Senayan
- Nikita Mirzani ke Puan Maharani: Bisa Enggak PDIP Anteng Aja, Puyeng!
- DPR Siap Laksanakan Putusan MK Terkait Sistem Pemilu
- Ketua DPR RI Puan Maharani Soroti Kasus KDRT yang Marak Terjadi
- CEK FAKTA: Suami Puan Maharani Terjerat Korupsi, Gunakan Elite Partai
Diketahui, sebelumnya Puan Maharani mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memilih pemimpin dengan melihat dari rupanya, menurut Puan Maharani, pemimpin yang berwajah ganteng belum tentu bisa bekerja untuk rakyat.
Ketua DPR RI itu mengatakan bahwa menjadi pemimpin itu tak boleh hanya bermodalkan wajah yang menawan dan pintar memainkan peran di media sosial.
“Saya mint aitu adalah kembalilah ke jati diri akar Indonesia. Pilihlah orang yang betul-betul cinta Indonesia, dukung orang yang memang mau bergotong-royong untuk membangun bangsa ini bersama”, kata Puan Maharani, dikutip dari laman detik.com.
Lantas, Puan Maharani mengatakan alasannya menyampaikan statementnya itu. Dia mengatakan bahwa saat ini masyarakat lebih tertarik dengan pemimpin yang rajin tampil di media sosial dan juga berwajah ganteng.
“Kenapa saya ngomong ini? Kadang-kadang sekarang kita ini suka yoweslah dia saja asal ganteng, dia saja yang dipilih asal bukan perempuan, yo wes dia saja walau nggak bisa opo-opo tapi yang penting dia itu kalau di sosmed, di TV itu nyenengin, tapi kemudian nggak bisa kerja, nggak deket rakyat”, kata Puan Maharani.
“Mau nggak pemimpin kayak gitu?”, tanya Puan.
Dia kemudian mengimbau kepada seluruh kader PDIP untuk tidak asal pilih pada pemilihan yang akan datang, menurutnya, pemimpin yang ramah di sosmed belum tentu ramah di dunia nyata.
“Jadi jangan kemudian kita itu asal pilih karena Cuma kelihatan di panggung saja, panggung itu panggung media, panggung TV, panggung sosmed, tapi pilih pemimpin yang betul-betul memperjuangkan kita, pernah bersama-sama kita, pernah bergotong royong bersama kita, setuju apa enggak?” Tanya Puan.
“Setuju”, jawab para kader.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
