Pertama Kali PIKATAKA Fest Digelar Poltekpar Makassar, Gratis dan Terbuka Umum

Pertama Kali PIKATAKA Fest Digelar Poltekpar Makassar, Gratis dan Terbuka Umum

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini.id, MakassarPIKATAKA Fest 2023 akan hadir pertama kalinya di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar pada 16-17 Juni 2023 tanggal 20-21 Agustus 2022 di Lapangan Politeknik Pariwisata Makassar Jalan Gunung Rinjani Kota Mandiri Tanjung Bunga Makassar.

Adapun acara yang berlangsung selama dua hari ini mengusung tema “Act Your Skill and explore tha Art of Creativity”.

PIKATAKA Fest merupakan singkatan dari Politeknik Pariwisata Makassar Festival, yang mana tahun ini merupakan tahun perdana festival ini diselenggarakan.

Sebagai informasi bahwa gelaran PIKATAKA FEST 2023 dikelola oleh mahasiswa dari beberapa program studi, masing-masing Program Studi Pengelolaan Konvensi dan Acara (PKA) yang berkolaborasi dengan Program Studi Tata Hidang (TAH) dan Program Studi Divisi Kamar (DIK). 

Ketua Panitia PIKATAKA Fest 2023, Islahuddin berharap festival ini dapat memberikan keseruan serta hiburan bagi pengunjung yang datang. 

Ia juga mengatakan bahwa festival ini akan menyuguhkan berbagai jenis kegiatan, seperti pameran UMKM, lomba-lomba, pagelaran seni budaya, talk show dan penampilan beberapa musisi lokal Kota Makassar. 

“Kegiatan ini dapat menjadi media bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk dan layanan yang mereka jual, yang mana dalam kegiatan ini 50 persen UMKM yang terlibat merupakan usaha yang dikelola mahasiswa dan alumni Poltekpar Makassar sendiri,”urainya.

“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi remaja dalam menyalurkan bakat dan kreativitasnya melalui berbagai perlombaan yang kita selenggarakan,”lanjutnya.

Dijelaskan juga bahwa hal yang terpenting lainnya di acara tersebut adalah pihaknya turut menyelenggarakan kompetisi tingkat nasional untuk mengasah dan mempertajam kemampuan serta keterampilan mahasiswa bidang hospitality.

“Dalam acara ini sedikitnya ada 20 Tenant yang akan berpartisipasi terdiri dari kuliner, fashion dan kriya,”ujar Tetta panggilan akrab Islahuddin saat konferensi pers di kampus Poltekpar Makassar, Kamis 15 Juni 2023.

Libatkan Puluhan UMKM

Untuk UMKM Kuliner yang bergabung 
diantaranya Miehasiswa, Jupe bakso, Jr tea Indonesia, Darren, Moctail bar, Kedai sagara, 
Chilin kriuk, Mao krepes, Let’s eat, Meltcone, Het Se Nusantara, Dimasakin by mamamel, Flo coffe dan Raja Rice bowl. 

Sementara untuk UMKM fashion dan kriya yang akan turut meramaikan acara adalah Rodabite.co, Thrift by berdua, Kukalungi, Clayapan dan Hijafeen.

Ada Talk Show

Acara ini akan semakin seru dengan adanya rangkaian acara berupa talk show dengan  menghadirkan salah seorang selebgram ternama Kota Makassar yakni Anggu Batari.

“Anggu Batari nanti akan membawakan materi dengan tema “Peran Micro Influencer Dalam Promosi UMKM”,”sambung Tetta.

Bakal Dihibur Musisi Lokal

Tidak usah khawatir sebab acara ini akan menghadirkan sejumlah musisi lokal untuk menambah keseruan acara.

Untuk semakin menyemarakkan perhelatan 
dan menghibur pengunjung PIKATAKA FEST 2023 musisi lokal Kota Makassar yang akan dihadirkan adalah Ismy Amaliah, Putri Idol dan Ifan Suandy, Natinson serta Kapal Udara. 

“Sebagai ajang kreativitas anak muda adapun beberapa jenis perlombaan yang diselenggarakan adalah lomba band akustik, lomba mobile legend, lomba mewarnai anak-anak, lomba tiktok vlog, lomba K-Pop dance dan lomba basket 3×3,”jelasnya.

Sementara itu, untuk kompetisi bidang pariwisata/hospitality tingkat nasional meliputi guest service agent competition, making bed competition, towel art competition, latte art competition dan juga mixology competition.

“Sementara itu untuk pada sesi pertunjukkan seni budaya nantinya akan ditampilkan aksi teatrikal tari dengan judul “Makkunrai” yang dalam bahasa Bugis bermakna “Perempuan”,”katanya.

Pertunjukan ini mengangkat cerita cinta seorang gadis desa dengan latar adat dan kebiasaan masyarakat Sulawesi Selatan.

Terbuka Umum dan Gratis

PIKATAKA FEST 2023 terbuka bagi masyarakat umum yang ingin hadir dan tidak dipungut biaya masuk sehingga diharapkan mampu menarik minat para pengunjung untuk turut hadir dan meramaikan event ini sehingga dapat menaikkan branding kampus Politeknik Pariwisata sebagai kampus pariwisata yang unggul di Indonesia timur sesuai dengan tagline Politeknik Pariwisata Makassar “Absolutely Qualified”.

Pelaksanaan Praktik Perkuliahan Mahasiswa Program Studi Pengelolaan Konvensi dan 
Acara

Di balik penyelenggaraan PIKATAKA FEST 2023 ini, terdapat suatu proses pembelajaran dan praktik dari perkuliahan yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi 

Pengelolaan Konvensi dan Acara

Kegiatan ini merupakan praktik gabungan antara mahasiswa semester enam pada mata kuliah “Pengelolaan Seni Pertunjukan” dan semester empat pada mata kuliah “Perencanaan dan Pengelolaan Pameran”.

Dosen Prodi Pengelolaan Konvensi dan Acara, Syafruddin mengatakan bahwa mahasiswa memang diharuskan untuk menyelenggarakan sebuah kegiatan untuk mempraktikkan mata kuliah yang telah mereka pelajari. 

“Mereka diberi kebebasan untuk merencanakan hingga mengeksekusi event yang mereka ingin laksanakan,”imbuhnya.

Sedangkan Fiani selaku mahasiswa semester enam yang juga PIC Praktik Seni Pertunjukan mengatakan bahwa dia dan tim akan menyuguhkan pertunjukan berformat teatrikal tari dengan judul “Makkunrai” yang dalam bahasa Bugis bermakna “Perempuan”. 

“Pertunjukan ini mengangkat cerita seorang gadis yang merupakan kembang desa dengan latar adat dan kebiasaan masyarakat Sulawesi Selatan,”ujar Fiani.

Ia menyebut, sebagian besar koreografi tari yang dibuat merupakan karya originalitas dari kreatifitas tim kami yang dipadupadankan dengan gerakan kontemporer.

“Khusus pertunjukkan seni ini, sepenuhnya akan dikelola sendiri oleh kami mahasiswa semester VI Prodi Pengelolaan Konvensi dan Acara,”tuturnya.

“Kami yang menentukan konsep dan ide cerita yang diangkat serta mengeksekusinya menjadi sebuah pentas teatrikal,”tambah Fiani.

Sementara itu, Dominikus Legio selaku mahasiswa semester empat yang juga PIC Praktek Perencanaan dan Pengelolaan Pameran mengatakan bahwa mereka diberi tugas untuk menyelenggarakan sebuah pameran UMKM.  

Dalam proses penyelenggaraan pameran ini kata dia pihaknya mencoba mengimplementasikan seluruh ilmu-ilmu yang telah didapatkan selama proses perkuliahan.

“Kami sendiri yang menyusun konsep pameran dari awal, menyusun anggaran kebutuhan pameran, hingga mencari exhibitor atau pengusaha UMKM yang ingin berpartisipasi di pameran yang kami selenggarakan. Sehingga kami tidak hanya tahu ilmunya saja tetapi kami juga mampu mengaplikasikannya dalam sebuah event sungguhan,”tandas Gio.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.