Terkini, Makassar — Dalam rangka memastikan penyaluran LPG 3 Kg bersubsidi tetap tepat sasaran, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Pemerintah Kota Manado dan Hiswana Migas DPC V Sulawesi Utara menggelar kegiatan inspeksi mendadak (sidak) dan edukasi kepada sejumlah pelaku usaha di Kota Manado.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Manado, Richard Hendry Mathen Sualang, didampingi oleh Ketua Hiswana Migas DPC V Sulut, Sonny Bongkriwan, serta perwakilan dari Pertamina Patra Niaga SulutGo dan Satpol PP Kota Manado.
Sidak diawali dengan sosialisasi dan edukasi di berbagai lokasi usaha seperti laundry dan rumah makan yang masih menggunakan LPG 3 Kg bersubsidi.
Dalam kesempatan tersebut, tim gabungan juga melaksanakan program Trade-In, yaitu penukaran tabung LPG 3 Kg bersubsidi (PSO) dengan LPG non-subsidi Bright Gas 5,5 Kg (NPSO) bagi pelaku usaha yang bersedia beralih.
Tim mengunjungi sejumlah lokasi usaha, antara lain Super Clean Laundry, Pelangi Laundry, Rumah Makan Hocky, RM Ranah Minang, RM Tanta Olla, Rumah Kopi Tanjung Batu Megamas, dan Rumah Kopi Billy.
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Imbau Warga Bone Waspadai Informasi Tidak Resmi soal Pembatasan BBM
- Wali Kota Makassar Raih Pemimpin Daerah Award 2026, Satu-satunya dari Sulsel
- Ketua BK DPRD Jeneponto Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres Jeneponto, Terlapor Membantah
- PDAM Makassar Kerjakan Koneksi Pipa 300 mm di Antang Raya, Sejumlah Wilayah Terdampak
- DPRD Sulsel Setujui MYP Tahap Dua Rp5 Triliun, Infrastruktur Jadi Prioritas
Hasilnya, beberapa pelaku usaha menyatakan komitmen untuk beralih secara bertahap ke LPG non-subsidi melalui program Trade-In. Di antaranya, RM Tanta Olla dan Rumah Kopi Billy telah menukar masing-masing 10 tabung LPG 3 Kg menjadi 5 tabung Bright Gas 5,5 Kg.
Sementara itu, Rumah Kopi Tanjung Batu Megamas mendapat apresiasi dari Pertamina dan Pemkot Manado karena telah konsisten menggunakan Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg selama lebih dari tiga tahun, dengan konsumsi sekitar 60 tabung 5,5 Kg dan 5–10 tabung 12 Kg per bulan.
Wakil Wali Kota Manado, Richard Sualang, menyampaikan apresiasi atas langkah Pertamina dalam mengedukasi masyarakat dan pelaku usaha agar menggunakan LPG sesuai peruntukannya.
“Kami bersama Pertamina dan Hiswana Migas akan terus melaksanakan sidak dan edukasi secara rutin agar subsidi energi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak,” ujarnya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam menjaga distribusi energi yang berkeadilan.
“LPG 3 Kg bersubsidi diperuntukkan bagi rumah tangga kurang mampu dan pelaku usaha mikro. Kami terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan mitra Hiswana Migas untuk memastikan penyaluran tepat sasaran, sekaligus memberikan kemudahan bagi pelaku usaha yang ingin beralih ke produk non-subsidi seperti Bright Gas,” jelasnya.
Lebih lanjut, T. Muhammad Rum menambahkan bahwa kegiatan kolaboratif ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menjaga keberlanjutan energi subsidi sekaligus mendukung tertib energi di Kota Manado dan wilayah Sulawesi Utara secara umum.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
