Pertanian Tidak Berhenti, Petani Tana Toraja Tetap “Mangngarak Ta’nak Na Mantanan”

Petani Tana Toraja Tetap Berktifitas

Dimasa Pandemi COVID-19, mayoritas masyarakat membatasi pergerakan dan aktifitas keseharian demi memutus rantai penyebaran virus corona. Masa bekerja, belajar, dan beribadah makin diperpanjang karena melihat situasi yang terinfeksi virus ini makin bertambah.

Namun petani di Kabupaten Tana Toraja tetap beraktifitas seperti biasa. Aktifitas mereka tidak terhenti. Demi mencukupi kebutuhan dan ikut menjaga ketahanan pangan, maka mereka tetap melakukan tanam dan panen, baik tanaman pangan maupun hortikulutura.

Aktifitas Petani Tana Toraja

Nataniel Kurra, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja membenarkan hal tersebut. Menurut Nataniel, petani toraja tetap beraktifitas seperti biasanya. Dinas Pertanian memantau pergerakan petani dan tetap mengawasi agar petani juga menjalankan protokol kesehatan yang telah dikeluarkan Pemerintah dan Pemerintah Daerah melalui surat edaran yang dikeluarkan Bupati Tana Toraja.

Melalui Penyuluh kami selalu mengarahkan dan mengingatkan para petani untuk menjaga jarak dalam setiap aktifitasnya. Seperti aktifitas yang terlihat di Kelurahan Tengan Kecamatan Mengkendek, petani tetap melakukan kegiatan rutinnya untuk persiapan penanaman misalnya “Mangngarak Ta’nak Na Mantanan” kalo istilah masyarakat toraja yang artinya benih yang telah disemaikan biasanya 18 sampai dengan 22 hari itu dicabut kemudian diikat lalu dibagi-bagi ke hamparan sawah untuk ditanam besok harinya, jelas Nataniel.

Komentar

Rekomendasi

Di Gowa, Mentan SYL Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan untuk Memenuhi Kebutuhan Dasar

Bahas Masa Depan Wirausaha, STIE Nobel Makassar Gelar Webinar Kewirausahaan

STITEK Balik Diwa Makassar Gelar Halalbihalal Virtual

STIE PI Makassar Salurkan Bantuan Sembako untuk Mahasiswa

Masa LFH Dimanfaatkan Mahasiswa untuk Belajar Langsung Ke Peternak

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar