“Kami percaya bahwa untuk mewujudkan visi tersebut perlu dimulai dari anak-anak usia dini yang mendapatkan hak-haknya secara utuh,” ujarnya.
Titin juga menyampaikan Pokja Bunda PAUD akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor, mulai dari dinas kesehatan, dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, hingga masyarakat umum.
“Kami berkomitmen menjalankan program kerja lima tahun ke depan dengan dukungan dari semua pihak. Dan yang terpenting adalah edukasi orang tua dan masyarakat tentang hak-hak anak,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua IGTKI-PGRI Kota Makassar, Zusanna Syarid, menyampaikan apresiasi kepada Pokja Bunda PAUD dan Pemerintah Kota Makassar atas sambutan hangat serta ruang diskusi yang diberikan kepada para pendidik PAUD.
“Kami merasa terhormat bisa bersilaturahmi hari ini. Semoga pertemuan ini mempererat sinergi kita dalam menciptakan pendidikan anak usia dini yang lebih berkualitas,” katanya.
- Dukung Implementasi B50, Pelindo Marine Amankan Distribusi FAME di Pelabuhan Tanjung Perak
- Pegadaian Area Makassar 1 Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Ratusan Nasabah dan Masyarakat
- Ruang Ingatan 2026 Ajak Warga Menelusuri Jejak Ujung Pandang dan Identitas Makassar di Benteng Rotterdam
- Tak Ingin Inovasi Hilang Begitu Saja, Polbangtan Kementan Perkuat Kompetensi Dosen dalam Penyusunan Paten
- Rasakan Euforia Piala Dunia 2026 di MYKO Hotel Makassar
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi audiensi dan tanya jawab, di mana para kepala TK menyampaikan aspirasi, harapan, serta tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan PAUD di Kota Makassar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
