Terkini, Makassar – Perumda Pasar Makassar Raya menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di pasar-pasar tradisional sebagai bagian dari upaya mendukung pengendalian inflasi di Kota Makassar.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Kestabilan Harga dan Persediaan Komoditas Pangan yang berlangsung di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa.
Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, Bulog, pelaku usaha, pengelola ritel modern, kepala pasar tradisional, serta berbagai pemangku kepentingan di sektor pangan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. M. Ilyas, ST., M.Sc, mengatakan pengendalian inflasi membutuhkan sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam rantai pasok pangan, mulai dari produsen hingga pengelola pasar.
“Yang paling penting saat ini adalah menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasar. Kita harus beralih dari sekadar sama-sama bekerja menjadi benar-benar bekerja sama agar setiap persoalan pada rantai distribusi dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan,” ujar Ilyas.
- Perkuat Sinergi Cegah Narkoba, Ketua DPRD Sulsel Terima Kunjungan Kepala BNNP Sulsel
- Asmo Sulsel Gelar Public Exhibition New Honda Vario Evo 160 di Sulsel, Sulbar, Sultra, dan Ambon
- Makassar Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Kemensos, Penyaluran Bantuan Gunakan Aplikasi Perlinsos
- Wakil Ketua DPRD Gowa Sesalkan Bupati HT Tinggalkan Sidang Pansus Hak Angket
- KLHN 2026 Jadi Ajang Asmo Sulsel Perkuat Inovasi Layanan untuk Kepuasan Konsumen
Menurutnya, koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, Bulog, kepala pasar, pemantau harga, pelaku usaha, hingga ritel modern menjadi kunci agar gejolak harga pangan dapat diantisipasi sejak dini dan tidak membebani masyarakat.
Sementara itu, Direktur Operasional Perumda Pasar Makassar, Rusli Patara, SP, menegaskan bahwa pihaknya selama ini terus mendukung program pemerintah melalui pemantauan rutin terhadap stok dan harga komoditas strategis di pasar-pasar tradisional.
Selain itu, Perumda Pasar juga aktif menggelar Gerakan Pangan Murah di berbagai kecamatan serta mengembangkan program Baruga Pasar sebagai salah satu langkah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
“Perumda Pasar bersama Pemerintah Kota Makassar terus melakukan pemantauan stok dan harga komoditas di lapangan. Selain Gerakan Pangan Murah, kami juga mengembangkan program Baruga Pasar sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan di pasar-pasar tradisional,” kata Rusli.
Ia menambahkan, kondisi inflasi Kota Makassar hingga saat ini masih relatif terkendali dibandingkan tingkat inflasi Provinsi Sulawesi Selatan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
