Terkini.id, Jakarta – Kabar duka menimpa keluarga penumpang pesawat Sriwijaya Air tujuan Pontianak yang dikabarkan jatuh di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu, Sabtu 9 Januari 2021.
Salah satu keluarga penumpang, Yaman Zai sontak menangis histeris usai mendengar kabar pesawat Sriwijaya Air yang ditumpangi keluarganya itu jatuh.
Pria asal pulau Nias yang sudah satu tahun tinggal di Pontianak ini terus menangis setibanya di Bandara Supadio.
Yaman mengungkapkan bahwa dalam pesawat itu terdapat istri dan tiga anaknya yang menjadi penumpang.
“Istri saya, lalu tiga anak saya jadi penumpang. Saya itu bekerja setahun lebih di sini,” ujar Yaman, Sabtu 9 Januari 2021 seperti dikutip dari Tribunnews.com.
- Sambut Umrah Musim Depan, Lion Air Buka 6 Kali Penerbangan Makassar-Saudi Dalam Sepekan
- BookCabin Travel Fair Dimulai dari Makassar, Pengunjung Berburu Promo hingga Fash Sale Tiket Liburan dan Umrah
- HIGAR CPI Resmi Dibuka, Bidik Jadi Pusat Gaya Hidup Sehat Terintegrasi di Makassar
- Pegadaian Peduli Pendidikan, Salurkan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa SD Inpres Kajenjeng Makassar
- Makassar Terbaik I Creative Financing Regional Sulawesi, Raih Insentif Rp3 Miliar dari Kemendagri
Yaman mengungkapkan bahwa istri dan anak-anaknya itu hendak ke Pontianak untuk menemuinya sekaligus berlibur.
“Mereka mau kesini mau liburan,” ujarnya sambil menitikkan air mata.
Bahkan, kata Yaman, di antara ketiga anaknya tersebut salah satunya masih berusia bayi.
Ia menuturkan, terakhir kali kontak dengan keluarganya itu pada pukul setengah 2 siang.
Saat itu, kata Yaman, istri dan anak-anaknya tersebut sudah berada di bandara untuk menaiki pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 tersebut.
“Tadi terakhir kontak saya setengah 2 siang tadi, mereka sudah di bandara. Saya tunggu-tunggu, palingkan biasa satu jam sudah sampai, tapi ditunggu tidak datang, ditelpon tidak aktif,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
