Terkini.id, Jakarta – Kabar duka menimpa keluarga penumpang pesawat Sriwijaya Air tujuan Pontianak yang dikabarkan jatuh di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu, Sabtu 9 Januari 2021.
Salah satu keluarga penumpang, Yaman Zai sontak menangis histeris usai mendengar kabar pesawat Sriwijaya Air yang ditumpangi keluarganya itu jatuh.
Pria asal pulau Nias yang sudah satu tahun tinggal di Pontianak ini terus menangis setibanya di Bandara Supadio.
Yaman mengungkapkan bahwa dalam pesawat itu terdapat istri dan tiga anaknya yang menjadi penumpang.
“Istri saya, lalu tiga anak saya jadi penumpang. Saya itu bekerja setahun lebih di sini,” ujar Yaman, Sabtu 9 Januari 2021 seperti dikutip dari Tribunnews.com.
- HUT Dekranas 2026 dan HKG PKK Dongkrak Okupansi Hotel di Makassar hingga 90 Persen
- Makassar Raup Manfaat Besar dari HUT Dekranas 2026, Transaksi Pameran Capai Rp5 Miliar
- Munafri Dampingi Fadli Zon Tinjau Benteng Rotterdam, Revitalisasi Ditargetkan Dimulai Tahun Ini
- Wabup Gowa dan Kodim 1409 Perkuat Silaturahmi Lewat Nobar Piala Dunia 2026
- Olymrun 2026 Makassar Target 5.000 Pelari, PaninBank Dukung Gaya Hidup Sehat
Yaman mengungkapkan bahwa istri dan anak-anaknya itu hendak ke Pontianak untuk menemuinya sekaligus berlibur.
“Mereka mau kesini mau liburan,” ujarnya sambil menitikkan air mata.
Bahkan, kata Yaman, di antara ketiga anaknya tersebut salah satunya masih berusia bayi.
Ia menuturkan, terakhir kali kontak dengan keluarganya itu pada pukul setengah 2 siang.
Saat itu, kata Yaman, istri dan anak-anaknya tersebut sudah berada di bandara untuk menaiki pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 tersebut.
“Tadi terakhir kontak saya setengah 2 siang tadi, mereka sudah di bandara. Saya tunggu-tunggu, palingkan biasa satu jam sudah sampai, tapi ditunggu tidak datang, ditelpon tidak aktif,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
