Terkini.id, Jakarta – Setelah sebelumnya aksinya viral, Suroto, seorang peternak asal Blitar, Jawa Timur, kini diundang istana untuk bertemu dengan apresiden Jokowi.
Seperti diketahui, Suroto sebelumnya membentangkan poster ketika Jokowi melintas di Jalan Moh Hatta Blitar. Poster tersebut bertuliskan “Pak Jokowi, Bantu Peternak Beli Jagung dengan Harga Wajar”.
Karena posternya itu, Suroto kemudian diamankan polisi lalu diperiksa. Pengamanan yang berlebihan memicu respons negatif warganet.
Warganet, termasuk politikus Partai Gerindra Fadli Zon menyampaikan peotes. Fadli meniilai, tidak seharusnya penyampaian aspirasi ditangkap.
Sepekan setelah kejadian tersebut, aksi Suroto tersebut mendapatkan respons istana. Hari ini Suroto dan peternak Blitar akan bertemu Presiden Jokowi.
- Rp10 Triliun APBD Sulsel 2024, Fokus Alokasi untuk Petani, Peternak dan Nelayan
- Kementan Latih Peternak Dan Penyuluh Negara Kepulauan Solomon Beternak Ayam Broiler
- Polbangtan Kementan Bekali Mahasiswa Penanganan PMK
- Antisipasi PMK, Kementan Turunkan Tim di Kecamatan Patimpeng Bone
- 5 Sosok Artis Ini Banting Setir Jadi Petani dan Peternak
“Iya dan peternak lainnya,” ujar Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono saat dihubungi, Rabu 19 September 2021 dikutip dari suara.com.
Sementara itu Juru Bicara (Jubir) Presiden Fadjroel Rachman menyebut bahwa hal tersebut menunjukkan bahwa kritik merupakan jantung demokrasi.
“Alhamdulillah sekali lagi kami menegaskan kritik itu jantung demokrasi, sesuai pasal 28 UUD 1945. Memperbaiki dan meningkatkan kemajuan demokrasi dan kebijakan pemerintah,” tuturnya melalui akun Instagramnya @fadjroelrachman.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
