Petugas Kereta Api Meninggal Usai Diludahi Pria Diduga Positif Corona

Petugas Kereta Api Meninggal Usai Diludahi Pria Diduga Positif Corona

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Seorang warga yang mengaku positif terpapar virus corona atau COVID-19 meludahi seorang petugas kereta api di Inggris. Usai diludahi, sang petugas meninggal dunia.

Warga yang belum diketahui identitasnya itu batuk-batuk dan meludahi petugas tiket yang bertugas di stasiun Victoria, London, tersebut pada Maret lalu.

Dilansir dari CNN, Rabu, 13 Mei 2020, ketika kejadian, sang petugas bernama Belly Mujinga ini sedang bekerja bersama seorang rekannya di area terbuka pada kantor tiket kereta api untuk Govia Thameslink Railway (GTR) di stasiun Victoria pada 22 Maret lalu.

Beberapa saat kemudian, seseorang yang tak dikenal tiba-tiba langsung menyerang mereka.

Penyerang tersebut langsung meludahi dan batuk-batuk ke arah Belly sambil mengatakan dirinya terinfeksi virus Corona.

Baca Juga

Adanya peristiwa tersebut dibenarkan oleh Asosiasi Staf Transportasi Bergaji (TSSA) dalam pernyataan resminya, Selasa, 12 Mei 2020.

Adapun insiden itu saat ini tengah dalam penyelidikan Kepolisian Transportasi Inggris.

“Penyelidikan masih berlangsung,” demikian pernyataan Kepolisian Transportasi Inggris kepada CNN.

Pihak TSSA menyatakan bahwa baik Belly maupun koleganya jatuh sakit dan dinyatakan positif virus Corona beberapa hari usai penyerangan itu.

Belly dan rekannya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Barnet, London Utara, dengan menggunakan ambulans pada 2 April, atau 11 hari usai insiden itu.

“Belly (Mujinga) meninggal dunia pada 5 April, 14 hari setelah dia diserang di stasiun Victoria,” tulis TSSA dalam pernyataannya.

Belly meninggalkan suami dan satu anak perempuan berusia 11 tahun, yang terakhir kali melihatnya saat dia dibawa ke rumah sakit dengan ambulans.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.