Terkini.id, Luwu – Tim SAR Gabungan kembali menemuka 1 orang korban dalam keadaan meninggal dunia di lokasi tanah longsor di Jalan Poros Desa Bonglo, Kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa 27 Februari 2024.
Kini korban meninggal dunia akibat bencana tanah longsong menjadi 5 orang. Sementara 10 orang ditemukan selamat atas nama Firdaus, Mardiana, Seni (34), Markus (43), Delman, Masyur (52), Masjaya (50), Kasril (49), Yunus (71), Yuni Kristine (21). Dan 5 orang korban yang ditemukan meninggal dunia yaitu atas nama Amelia (30), Miskawati (21), Maryama, Wanto (18) dan Ratang (50).
Kepala Kantor Basarnas Makassar, Mexianus Bekabel mengatakan, sejak kemarin hingga hari ini, Tim SAR Gabungan telah menemukan 15 korban jiwa, 10 orang ditemukan selamat dan 5 orang ditemukan meninggal dunia akibat tertimbun material longsor.
“Tim SAR Gabungan akan terus melakukan evakuasi pencarian dan pertolongan dengan berfokus pada titik terakhir korban ditemukan,” ungkap Mexianus.
Pencarian dilakukan menggunakan buldozer, untuk membuka akses jalan dan excavator, serta drone thermal. Beberapa petugas pencari dan penolong juga melakukan penyisiran di bagian bawah tebing menuju ke sektor I.
- Pelindo Sosialisasikan PKB 2026-2028, Perkuat Hubungan Industrial Harmonis dan Produktif
- Perumda Air Minum Makassar Peringati HUT ke-102 dengan Tausiah, Perkuat Integritas dan Pelayanan
- HUT ke-102 PDAM Makassar, Appi Tekankan Pelayanan Berkualitas dan Ketahanan Hadapi Kemarau
- Wali Kota Makassar Munafri Tegaskan Proyek PSEL Tetap Berjalan, Penetapan Lokasi Masih Dimatangkan
- Sambut HUT Ke-81 RI, Aston Makassar Perkuat Kebersamaan Karyawan Lewat Padel Fun Competition
Adapun penyebab longsor yang terjadi pada Senin 26 Februari 2024, diakibatkan hujan dengan intensitas lebat terjadi sejak semalam yang menyebabkan terjadi gerakan tanah longsor di jalan poros Desa Bonglo yanh menutupi badan jalan.
Ketika kejadian, warga dan pengendara tetap melintas dengan cara saling bantu mendorong kendaraan, namun saat melintas terjadi longsor susulan yang membuat kendaraan bersama warga banyak tertimbun material.
Sementara, badan jalan poros Desa tertimbun sepanjang 100 meter dalam kondisi rusak berat dengan kedalaman longsor 100 meter
Akses mobilisasi pemukiman warga Desa Bonglo Kecamatan Bastem utara terputus. Namun pihak Tim SAR Gabungan kini berupaya untuk membuka akses jalan dengan menggunakan alat berat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
